Beranda Liputan Khusus Darmin Nasution : Sawit Berperan Dalam Pengentasan Kemiskinan

Darmin Nasution : Sawit Berperan Dalam Pengentasan Kemiskinan

BERBAGI

Agrofarm.co.id-Dalam meningkatkan produksi minyak sawit Indonesia, pemerintah mendorong dilakukan lewat pola kemitraan antara perusahaan besar dengan petani.

Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Darmin Nasution mengungkapkan, sudah semestinya industri kelapa sawit dijadikan role model dalam pengembangan perkebunan di Indonesia.

Pola kerjasama antara perkebunan besar dengan perkebunan rakyat menjadi suatu contoh adanya mekanisme yang baik bagi sektor perkebunan yang lain, ujar Darmin dalam acara 13th Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) and 2018 Price Outlook di Bali Nusa Dua Convention Center, Kamis (2/11/2017).

Menurutnya, perbedaan utama kelapa sawit dengan perkebunan yang lain; terlihat dalam mekanisme yang sudah mulai berjalan untuk menghasilkan bibit yang baik, serta ada mekanisme menjalankan kemitraan antara perusahaan besar dengan rakyat. Hal itu karena industri sawit telah mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan, katanya.

Untuk itu, lanjutnya, dalam peningkatan produksi minyak sawit dapat dilakukan lewat kemitraan dengan petani. Sawit paling penting dalam ekonomi Indonesia, lanataran 14 juta orang telah memperoleh lapangan penghidupan dari industri kelapa sawit. Hal ini akan berperan penting dalam pengentasan kemiskinan, terang Darmin.

Dia menambahkan, pemerintah mendorong peningkatan produktivitas sawit rakyat melalui intensifikasi. Salah satu upaya dengan peremajaan tanaman kelapa sawit (replanting) bagi kebun yang rendah produktivitas, katanya.

Darmin menjelaskan, adanya dana sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) yang dipungut dari industri saeit, ini bisa dipakai untuk kembangkan bibit sawit unggul dan peningkatan produksi melalui intensifikasi.

Selain itu, katanya, pemerintah berkomitmen dalam mengatasi masalah pertanahan. Untuk itu, akan dilakukan reformasi agraria. Ini penting lantaran salah satu kendala dalam pelaksanaan replanting yakni status lahan, ujar Darmin. Bantolo