Beranda Sawit Replanting Sawit Terganjal Masalah Dana

Replanting Sawit Terganjal Masalah Dana

BERBAGI
Dirjen Perkebunan Kementan Bambang. (Bimo Agrofarm)

Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) menyebutkan ada seluas 2,4 juta hektare (ha) perkebunan kelapa sawit rakyat wajib dilakukan peremajaan tanaman (replanting). Hal ini lantaran umur tanaman sudah diatas 25 tahun dan produktivitas sawit yang dihasilkan sangat rendah.

Hal ini diungkapkan Dirjen Perkebunan Kementan Bambang dalam acara Diskusi Nasional dengan topik Prospek Benih Sawit 2018 di Menara 165 Convention Center Jakarta Selatan, Kamis (10/8/2017).

Bambang mengungkapkan, saat ini total luas areal perkebunan kelapa sawit Indonesia mencapai 11,9 juta ha. Adapun luas perkebunan sawit rakyat sekitar 4,7 juta ha. “Sekitar 2,4 juta ha kebun itu harus segera diremajakan,” katanya.

Meskipun, diakuinya, target kegiatan replanting sawit tahun 2017 terbilang kecil hanya sekitar 20.780 ha. “Setiap tahun target replanting 20.000 ha, maka akan lama sekali selesainya. Kita ingin peremajaan tanaman sawit minimal 100.000 ha hingga 300.000 ha per tahun supaya programnya cepat selesai,” terangnya.

Bambang berharap, porsi dana sawit yang dialokasikan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) Sawit untuk program replanting dapat ditingkatkan. Kita berharap tahun 2018 BPDP dapat mengalokasikan 50% dana sawit untuk replanting. “Meskipun hingga saat ini realiasasi program replanting kecil sekali,” tandasnya.

Bambang mengungkapkan, program replanting terkendala masalah pendanaan. “Hingga saat ini belum ada satu rupiah pun untuk program peremajaan tanaman sawit. Memang sudah hampir final dan sekarang tinggal menunggu proses administrasi yang ada,” ujar Bambnag.

Namun begitu, lanjutnya, pihaknya sudah mengumpulkan kepala dinas perkebunan tingkat kabupaten/propinsi untuk membicarakan persiapan replanting. “Kita sudah petakan ketersediaan benih sawit dan kesiapan kabupaten atau propinsi dalam melaksanakan kegiatan tersebut,” kata Bambang. Beledug Bantolo