Kesiapan Indonesia Menyambut AEC 2015


investphilippines.org

Tahun 2015 mendatang Indonesia akan menghadapi tantangan baru dalam perdagangan, yaitu Asean Economic Community (AEC). Dalam waktu yag tergolong singkat, Indonesia harus sungguh-sungguh menyiapkan diri agar tak tenggelam bersaing dengan negara Asean lainnya.

Dalam jumpa pers pertamanya di Auditorium Kementerian Perdagangan, Selasa (4/3), Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menyatakan kesiapan ini dengan perkembangan pertumbuhan ekspor yang didominasi produk manufaktur.

"Ketika ekspor non migas meningkat walaupun rupiah menunjukkan tren penguatan ini artinya kualitas produksi nasional semakin diakui kualitasnya," ungkap Lutfi.

Menurutnya, ada tiga indikasi yang menunjukkan struktur ekspor Indonesia semakin sehat dan perlu terus ditingkatkan. Pertama ekspor ke negara-negara tradisional seperti China dan Amerika Serikat menguat signifikan pada Januari 2014. Kedua, ekspor ke negara tujuan ekspor baru atau nontradisional khususnya Uni Emirat Arab, Afrika Selatan, Peru, dan Nigeria terus menguat juga di Januari 2014. Terakhir, kenaikan ekspor tertinggi ditunjukkan dengan ekspor barang manufaktur, salah satunya kertas atau karton yang naik 11%.

Selain struktur ekspor yang positif, impor barang konsumsi dan migas juga turun. "Yang paling penting dari neraca impor Januari adalah turunnya impor barang konsumsi dan impor migas secara signifikan, digantikan dengan impor barang modal untuk keperluan industri," tutur Lutfi.

Ia juga menyatakan bahwa kinerja neraca perdagangan bulan Januari ini jauh lebih baik dari yang diperkirakan.

Dengan struktur perdagangan yang semakin sehat ini, diharapkan pula Indonesia akan semakin siap menghadapi AEC. Natalia Lee

comments powered by Disqus
Must Read!
X