Beranda Sawit PTPN III Holding Raih Laba Bersih Rp 488 Miliar

PTPN III Holding Raih Laba Bersih Rp 488 Miliar

128
BERBAGI

Agrofarm.co.id – Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III telah memperoleh laba bersih (net profit) konsolidasi pada April 2017 sebesar Rp 488 miliar atau tumbuh 181% dibandingkan periode yang sama pada 2016 yang menelan kerugian senilai Rp 604 miliar.

Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh peningkatan penjualan karena dampak meningkatnya produktivitas tanaman dan upaya efisiensi guna menekan harga pokok serta didorong oleh kenaikan harga komoditas.

Dasuki Amsir Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III menjelaskan, ditengah kenaikan harga komoditas, perseroan hingga April 2017 juga mampu mencatatkan kenaikan penjualan sebesar Rp 11,2 trilin atau tumbuh 35% dibanding periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 8,3 triliun. Kenaikan penjualan ini ditopang oleh peningkatan produktivitas minyak sawit mentah (CPO) kebun sendiri sebesar 19% dan karet kering sebanyak 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Jadi pencapaian laba bersih konsolidasi Rp 488 miliar, bukan saja berkah dari kenaikan harga komoditas, namun dari hasil evaluasi kami perbaikan kinerja yang terjadi dikarenakan adanya perubahan budaya kerja dan efisiensi dalam operasional baik di on farm ataupun off farm,” kata Dasuki, Senin (5/6/2017).

Ia menambahkan, dari sisi perbaikan operasional manajemen juga mampu mencatatkan net operating cash flow senilai Rp 1,5 triliun atau meningkat sebesar 373% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2016 sebesar Rp 327 miliar.

Sementara itu, margin pendapatan sebelum pajak, bunga, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) perusahaan yang menjadi faktor fundamental kinerja keuangan makin membaik dan sehat. “Hal ini tercermin hingga April 2017, EBITDA perseroan meningkat 182% atau sebesar Rp 2,5 triliun dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp 871 miliar,” terangnya.

Dasuki menjelaskan, perbaikan kinerja keuangan pun terus meningkat seiring dengan kembalinya kepercayaan perbankan. Hal ini juga terfleksi dari indikasi keuangan di awal tahun sudah menujukan hasil yang baik. “Program dan strategi turn around masih kami jalankan karena dampaknya cukup terlihat dalam kinerja keuangan yang terus membaik,” ujarnya. Beledug Bantolo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here