Beranda Sawit Peserta SSDN-PPSA XXI LEMHANNAS Apresiasi Peran Sawit Mengisi Pembangunan Nasional

Peserta SSDN-PPSA XXI LEMHANNAS Apresiasi Peran Sawit Mengisi Pembangunan Nasional

63
BERBAGI
Direktur Sustainability & Compliance BGA Group Hadi Fauzan menerima Peserta SSDN – PPSA XXI LEMHANNAS/ist

Agrofarm.co.id-Peserta Studi Strategis dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI LEMHANNAS RI meninjau industri sawit secara langsung di perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Bumitama Gunajaya Agro (Group) di Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur-Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kunjungan tersebut diterima oleh Direktur Sustainability & Compliance BGA Group Hadi Fauzan beserta jajaran Komisaris dan pimpinan wilayah.

Dalam keterangan resminya, Rabu (11/10/2017), ini merupakan rangkaian kegiatan SSDN-PPSA untuk mengetahui perkembangan dan tantangan industri kelapa sawit baik dalam lingkup nasional maupun internasional ditinjau dari sudut pandang ketahanan nasional. Kemudian, para peserta ini didampingi tenaga pendidik dan tenaga ahli untuk mencari data masalah dengan menyerap informasi dan merumuskan strategi ketahanan nasional di daerah.

Peserta PPSA mengikuti pemaparan tentang perkembangan dan tantangan industri sawit yang disampaikan oleh Hadi Fauzan. Suasana pemaparan berlangsung santai dan interaktif dengan sajian video yang menggambarkan peran industri sawit.

SSDN-PPSA XXI Lemhanas RI yang berkunjung ke BGA Group ini diikuti oleh kurang lebih 40 orang. Akan tetapi secara total terdapat 81 orang yang terbagi pada tiga daerah kunjungan di Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan diskusi, salah seorang peserta yakni Prof.Gumilar, Mantan Rektor Universitas Indonesia menyampaikan apresiasinya kepada pelaku industri sawit yang telah ikut berperan untuk mengisi pembangunan yang pada akhirnya bermuara kepada mewujudkan ketahanan nasional. Dia juga menyampaikan masukan agar pelaku industri sawi kiranya terus berpegang teguh pada prinsip keberlanjutan.

Didalam sesi diskusi disampaikan bahwa industri sawit dinilai strategis oleh pemerintah karena memiliki potensi sumber peningkatan devisa negara serta membantu percepatan pembangunan di daerah pelosok. Industri ini mampu menyerap banyak tenaga kerja serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Seusai diskusi para pesera juga mengunjungi pabrik kelapa sawit di PT Windu Nabatindo Lestari (anak usaha BGA Group). Pada kesempatan tersebut peserta melihat dan mendengarkan secara langsung penjelasan dari Menejer Pabrik terkait proses pengolahan buah sawit.

Acara ditutup dengan penyerahan cindera mata dari kedua instansi ini. Ketua rombongan yang diwakili oleh perwakilan Penanggung Jawab SSDN-PPSA Mayjen TNI Achmad Yuliarto menyampaikan ucapan terima kasih atas penerimaan kunjungan dengan kekeluargaan kepada peserta SSDN-PPSA XXI oleh BGA Group ini. Menurutnya kunjungan ini bermanfaat bagi peserta dalam menyusun strategi ketahanan nasional sebagai bagian tugas dari kegiatan ini.

Saat membacakan kata sambutan dari Gubernur Lemhanas, bahwa sudut pandang yang dikaji oleh peserta kegiatan SSDN ini terdiri dari ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan (ipoleksosbudhankam).

Untuk menajamkan kajian, diperlukan data-data dari sejumlah instansi serta diharapkan mengunjungi objek strategis. Sehingga, para peserta yang mayoritas berisi para jenderal dan rektor perguruan tinggi itu berharap difasilitasi untuk mengumpulkan data informasi dari sejumlah dinas/badan dan kunjungan objek vital nasional di Kalteng.

“Peserta diharapkan kunjungi objek strategis, mengumpulkan data lalu mengkaji secara mendalam sebagai bahan dipaparkan dalam seminar di Lemhanas dan Peserta juga harus dapat memberi kontribusi positif dan kontribusi terbaik bagi daerah,” ujar A. Yuliarto. Bantolo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here