Beranda Pertanian Mentan Lantik Kepala BKP dan BPPSDMP Baru

Mentan Lantik Kepala BKP dan BPPSDMP Baru

112
BERBAGI
Menteri Pertanian Amran Sulaiman melantik Pejabat Eselon I Kementerian Pertanian. (Ist)

Agrofarm.co.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melantik dua pejabat tinggi madya Eselon I Kementerian Pertanian (Kementan), yakni Kepala Badan Ketahan Pangan (BKP) dan Kepala Badan Penyuluhan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP).

Adapun yang dilantik sebagai Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Momon Rusmono dan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi.

“Ini merupakan penyegaran karena sejak awal 3 tahun lalu, kita sepakat membangun sistem. Sistem ini kita sepakati bersama. Salah satu poin dari sistem ini adalah melakukan lelang jabatan yang bebas dari intervensi, titipan dan korupsi kolusi dan nepotisme (KKN). Ketika mereka menjabat, kapan saja bisa diganti jika target tidak tercapai,” kata Amran saat acara pelantikan Eselon I di Auditorium Kementan, Ragunan, Selasa (18/7/2017).

Menurutnya, apabila targetnya tidak tercapai, maka mereka akan segera ganti. Ini juga sudah menjadi kesepakatan kita bersama, ujar Amran.

Selain itu, katanya, kinerja pejabat saat ini terukur, tidak seperti dahulu yakni apabila serapannya tinggi sudah dianggap berhasil. Intinya anggaran bisa efektif dan efisien. “Namun sekarang yang dievaluasi yakni produktivitas dari komoditas yang kita tangani. Ini yang kita lakukan dan sudah kita sepakati bersama,” tandasnya

Dia menambahkan, pimpinan baru harus membuat lomptan. Seperti halnya ketika kami menerima serah jabatan. “Awalnya produksi padi 70 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), namun terjadi lompatan produksi menjadi 75 juta GKG, padahal targetnya hanya 73 juta GKG,” terang Amran.

Kemudian komoditas jagung sampai hari ini tidak ada impor. Padahal biasanya impor 4 juta ton yang nilainya mencapai Rp 12 triliun.

“Kita tidak impor, maka akan menghemat devisa sebesar itu dan kembali beralih ke pendapatan petani Indonesia. Sebelumnya Rp 12 triliun menjadi pendapatan negara lain,” tukasnya. Beledug Bantolo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here