KSP : Pemerintah Dorong Peningkatan Produktivitas Sawit

Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyampaikan kuliah umum dengan tema "Inovasi dan Semangat Kebangsaan" di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Jum'at (11/12). Panglima TNI periode 2013-2015 tersebut mengatakan inovasi yang dihasilkan anak negeri tidak akan berkembang jika tidak didukung oleh kebijakan pemerintah. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/ama/15

Agrofarm.co.id-Kantor Staf Presiden (KSP) terus mendorong kebijakan industri kelapa sawit di Indonesia untuk memfokuskan pada peningkatan produktivitas, dan bukan hanya penambahan luas lahan kebun.

Hal itu dikatakan Kepala Staf Kepresiden Moeldoko ketika menerima perwakilan 12 kelompok masyarakat sipil yang peduli terhadap pembenahan tata kelola kelapa sawit Indonesia di Bina Graha, Jakarta, Selasa (26/22018).

“KSP akan mendorong arah pembangunan kelapa sawit yang fokus pada peningkatan produktivitas (intensifikasi) yang berkelanjutan bukan pembukaan lahan baru (ekstensifikasi),” ujar Mantan Panglima TNI ini.

Ia juga menegaskan, peningkatan produktivitas sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan peremajaan kebun kelapa sawit.

“Selain itu, Presiden Joko Widodo juga memberi arahan untuk menyelesaikan masalah tanah-tanah rakyat di kawasan hutan termasuk kebun kelapa sawit rakyat.”

Menindaklanjuti masukan dari masyarakat, dalam waktu dekat, Kepala Staf Kepresidenan akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mendiskusikan Rancangan Instruksi Presiden tentang Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit dan Peningkatan Produktivitas.

Pemerintah berharap kebijakan yang baru dapat meningkatkan produktivitas bukan sekadar penambahan lahan. Kebijakan yang baru ini diharapkan dapat mendorong produktivitas perkebunan sawit Indonesia mencapai 8 ton/hektar (ha)/tahun.

Saat ini, produktivitas sawit Indonesia baru mencapai 2-4 ton/ha/tahun, masih kalah dari Malaysia yang bisa mencapai 10 ton/ha/tahun. Bantolo

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*