Beranda Kelautan KKP Telah Salurkan 101 Juta Benih Ikan di 34 Provinsi

KKP Telah Salurkan 101 Juta Benih Ikan di 34 Provinsi

BERBAGI
Benih ikan lele. (Ist)

Agrofarm.co.id-Pada semester I 2017 Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan capaian kinerja positif. Salah satu progres DJPB yaitu berupa bantuan benih ikan sebanyak 100 juta ekor.

Saat ini, realisasi telah mencapai 101.353.814 ekor atau 101% di 34 provinsi. Sampai pada 25 Juli sudah terealisasi 101 juta ekor.

“Jadi saya kira ini sudah melebihi target. Karena bantuan benih ini sebenarnya tidak terbatas, bantuan benih ini bisa diberikan kepada masyarakat yang terkena musibah, masyarakat yang betul-betul membutuhkan, dan masyarakat yang tidak mampu membeli benih,” ungkap Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto di Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Selain itu, katanya, program mina padi sudah terealisasi sebanyak 60 persen. Program Mina Padi ini merupakan salah satu teknik budidaya ikan air tawar dengan memanfaatkan genangan air sawah sebagai kolam ikan. Ditargetkan pada Agustus 2017, penerima bantuan sudah dapat panen tahap pertama.

Kabupaten Banjarnegara, Surakata, dan Sukabumi telah melakukan tebar benih, sedangkan sisanya masih dalam proses konstruksi, terang Slamet. Sampai saat ini dana yang sudah terserap untuk merealisasikan program ini sebanyak Rp5,23 miliar dari total anggaran sebesar Rp6,93 miliar.

Kemudian, Program Lele Bioflok sudah berjalan hingga 75 persen dari target 103 paket yang harus dipenuhi. Program bantuan lele bioflok ini akan diberikan kepada 88 lembaga yang terdiri atas 3 lembaga pendidikan, 12 kelompok pembudidaya, dan 73 pondok pesantren (ponpes).

Hingga saat ini bahwa sebanyak 3 ponpes (Sumut, Kalsel, dan Kalteng) mulai menebar benih, September pemeliharaan, lalu diharapkan pada Oktober para penerima sudah mulai melakukan panen pertama.

Selain itu sebanyak 7 Ponpes di Jabar sedang persiapan tebar benih, sebanyak 70 penerima bantuan yang masih dalam tahap konstruksi, sedangkan 8 paket di Papua dan Papua Barat memasuki tahap akhir lelang. Beledug Bantolo