Beranda Perkebunan Kementan Siapkan Dana Rp 5,5 T untuk Bibit Rempah

Kementan Siapkan Dana Rp 5,5 T untuk Bibit Rempah

BERBAGI
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Ist).

Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pengadaan bibit rempah. Hal ini penting guna mengembalikan kejayaan rempah-rempah di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pada Rapat Koordinasi Teknis Perbibitan dan Perbenihan Tanaman Perkebunan dan Hortikultura se – Sulawesi di Makassar, Senin (31/7/2017).

Mentan meminta seluruh Gubernur Sulawesi dan Bupati agar benar-benar fokus untuk program khusus tanaman perkebunan dan hortikultura yang digulirkan pemerintah pusat. “Presiden secara khusus menanyakan kepada saya, apa fokus berikutnya setelah padi, jagung dan kedelai. Kami memberikan gambaran strategisnya komoditas tanaman rempah dan yang selama ini terabaikan terutama tanaman rempah,” terangnya.

Menurutnya, lada atau merica dalam 1 hektar bisa menghasilkan Rp 200 juta per tahun. “Dahulu Vietnam belajar dari Indonesia untuk bertanam kopi, sekarang Vietnam menjadi nomor tiga negara penghasil kopi dunia, Indonesia yang menjadi guru nya malah dibawah. Komoditas pala dan cengkeh dulu yang menarik minat kolonial datang dan menguasai nusantara adalah rempah-rempah,” tandasnya.

“Indonesia menjadi bagian sejarah dunia karena rempah – rempah untuk itu dalam kurun 5 hingga 10 tahun dari sekarang mari Kerja, Kerja, Kerja. Kita rebut kembali kejayaan negeri ini dengan mengembangkan tanaman rempah dan hortikultura,” ujar Amran.

Mentan juga memaparkan kondisi pertanian Indonesia yang mendapat apresiasi dari lembaga-lembaga Internasional, bahkan beberapa negara tetangga.

“Kita terkaget-kaget sejak nilai impor pangan. Indonesia turun drastis seperti beras hingga saat ini tidak ada impor. Kemudian jagung dulu setiap tahun kita impor 3,6 juta ton dari Amerika dan Argentina. Bahkan, sekarang kita tidak impor tahun lalu ekspor 250.000 ton ke Philipina,” ungkap Amran.

Selain itu, katanya, komoditas cabai dan bawang sudah tidak impor, bawang putih dalam waktu dua atau tiga ke depan. “Kita akan swasembada dari tiga target pemerintah, kita malah bisa selesaikan empat target selesai sebelum tiga tahun kabinet kerja,” tambahnya.

Dia menyebutkan, pihaknya mengalokasi Rp 5,5 triliun anggaran khusus untuk perkebunan dan hortikultura ini. “Saya minta para kepala dinas agar bekerja keras setiap kabupaten fokus kan pada satu komoditas apakah lada, kopi atau pala dan pastikan para petani kita dapat mengerjakan usaha kebun rempah yang akan mensejahterakan keluarga petani,” kata Amran. Beledug Bantolo