Kementan Akan Blacklist Importir Bawang Putih

Syukur Iwantoro Plt Dirjen Hortikultura Kementan/ist

Agrofarm.co.id-Menyusul ditemukannya 5 ton benih bawang putih yang diduga ilegal dan diperjualbelikan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Kementerian Pertanian (Kementan) tegas apabila terbukti ada pelanggaran dari hasil pemeriksaan penyidik, maka akan dikenakan sanksi dan perusahaan beserta groupnya akan dilakukan blacklist.

Hal itu diungkapkan Plt Dirjen Hortikultura, Syukur Iwantoro, di Kantor Direktorat Jenderal Hortikultura, Jakarta Selatan, Senin (12/3/2018).

Dia menegaskan, apabila izin impor benih disalahgunakan sesuai Pasal 126 UU Hortikultura impor dapat dikenakan sangsi pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp 2 miliar

“Dan apabila terbukti ada aparat di Kementan terlibat dalam penyalahgunaan izin impor benih bawang putih ini, maka Menteri Pertanian akan melakukan tindakan tegas berupa pemecatan. Selanjutnya untuk proses penegakan hukum diserahkan kepada pihak yang berwenang,” ujar Syukur.

Berdasarkan informasi dari Badan Karantina Pertanian bahwa benih bawang putih masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok. “Setelah dilakukan pemeriksaan dokumen pemasukan izin benih sudah dipenuhi,” katanya.

Selanjutnya Badan Karantina melakukan proses lebih lanjut yaitu melakukan pemeriksaan dan tindakan teknis perkarantinaan terhadap benih tersebut.

“Selama pemeriksaan benih disimpan di Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) atau gudang pemilik yang sudah ditetapkan sebagai instalasi karantina tumbuhan sesuai peraturan perundang-undangan karantina,” terangnya.

Dia menambahkan, hasil pemeriksaan ditemukan nematode atau sejenis cacing. “Oleh karena itu, Badan Karantina akan melakuka tindakan perkarantinaan yaitu melakukan fumigasi,” tutur Syukur.

Pada saat petugas akan melakukan tindakan di gudang penyimpanan, lanjutnya, ternyata benih bawang putih sudah tidak ditemukan dan selanjutnya dilakukan pelacakan.

Adapun sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2010 Tentang Hortikultura pasal 63 dan Peraturan Menteri Pertanian No.5 Tahun 2017 Tentang Pemasukan dan Pengeluaran Benih Hortikultura bahwa izin pemasukan dan pengeluaran diberikan oleh Kementan.

Sedangkan untuk produk pertanian yang dikonsumsi izin impor dan ekspornya dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Dia menjelaskan, importasi benih perlu diatur karena sebagian benih berpotensi menularkan hama dan penyakit tumbuhan, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan secara ketat yang dilakukan oleh Badan Karantina Pertanian.

“Izin impor benih bawang putih mepersyaratkan bahwa impor harus membuat kenyataan bahwa benih yang diimpor hanya dipakai untuk penanaman atau pengembangan bawang putih dan tidak diperjualbelikan melalui surat pernyataan bermaterai,” pungkasnya. Bantolo

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*