Ini Respon Peternak Sapi untuk Frisian Flag Indonesia

Kegiatan Milk Collection Point Pangalengan/ist

Agrofarm.co.id-Frisian Flag Indonesia Bermitra dengan Koperasi Peternakan Bandung Selatan Pangalengan (KPBS Pangalengann bangun 5 Milk Collection Point Digital untuk dukung
peternak sapi perah dapatkan penilaian kualitas dan harga susu yang adil. Seperti apakah standarnya?

Dalam rilis yang diterima, Sabtu (26/1/2018), Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Susu FFI menawarkan inisiatif MCP untuk membantu memotivasi peternak sapi perah untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Namun, pengelolaan peternakan sapi perah yang baik juga berperan penting dalam memproduksi susu berkualitas tinggi.

Proses pemerahan susu yang tepat adalah salah satu faktor dalam pengelolaan peternakan sapi perah yang baik dan perlu dipraktekkan secara konsisten oleh para peternak sapi perah. Sebelum membawa susu mereka ke MCP, peternak sapi perah harus melalui proses pemerahan susu yang tepat untuk memastikan hanya susu berkualitas terbaik yang didistribusikan ke koperasi.

SOP penanganan susu yang baik meliputi:

1.Membersihkan dan mengeringkan putting (ambing) sapi dengan benar sebelum memerah susu Sebelum memerah susu, peternak sapi perah perlu memastikan bahwa ambing sapi sudah kering dan bersih. Hal ini sangat penting bagi peternak sapi perah untuk mendapatkan susu berkualitas tinggi dan bersih. Ambing sapi yang kering dan bersih juga dapat memastikan akan lebih sedikit bakteri atau benda asing lain yang masuk ke dalam susu.

2.Standar milk can – bersih dan higienis untuk menyimpan susu Sebelum digunakan, peternak sapi perah perlu memastikan agar milk can telah bersih dan higienis. Cara termudah untuk memastikan kebersihannya adalah dengan membersihkan milk can di daerah MCP. Setiap MCP menyediakan air bersih, sabun, dan desinfektan untuk membersihkan kaleng susu.

3. Susu harus disaring sebelum dimasukkan ke dalam milk can Selain memastikan milk can harus higienis, peternak sapi perah perlu menggunakan saringan bersih sebelum susu dimasukkan ke dalam milk can. Penyaringan dilakukan untuk memastikan tidak ada benda asing yang masuk dan berpotensi merusak susu.

4. Susu pertama harus dibuang Sebelum memerah susu sapi, petani perlu memastikan kandang sapi, alat, dan tangan peternak harus bersih. Susu pertama yang dihasilkan dari pemerahan pertama perlu dibuang karena biasanya mengandung banyak bakteri. Susu ini tidak akan memenuhi syarat sebagai susu berkualitas di MCP. Setelah proses pemerahan dilakukan, peternak sapi perah akan membawa susu langsung ke MCP untuk diukur kuantitas dan kualitasnya.

Testimoni dari Peternak Sapi Saya sangat menghargai adanya inisiatif MCP yang telah membantu kami memproduksi susu berkualitas tinggi. Susu sapi saya sekarang sudah mencapai harga tertinggi dan saya akan terus meningkatkan kualitas dan produktivitas susu segar yang dihasilkan peternakan sapi perah saya. Saya senang FFI memperhatikan peternak sapi perah di Pangalengan dan semoga saya selalu dapat berpartisipasi dalam program perusahaan, ungkap Jajang, seorang peternak sapi perah berusia 41 tahun.

Apresiasi serupa juga diungkapkan oleh Torsiwan Harsa, 47 tahun, seorang peternak sapi perah yang telah bergabung dengan MCP Citere pada Januari 2017. Saya sangat senang setiap kali saya membawa susu produksi peternakan saya ke MCP. Saya penasaran untuk mengetahui apakah kualitas susu saya hari ini lebih baik dari kemarin. MCP benar-benar memotivasi saya untuk menjadi lebih baik setiap harinya, ungkap Torsiwan penuh semangat.

Antusiasme dari para peternak sapi perah inilah yang memotivasi kami untuk terus melanjutkan program pemberdayaan peternak sapi perah. Kami senang jika para peternak sapi perah dapat merasakan manfaat dari program kami, termasuk inisiatif MCP ini. Selain dari sesi pelatihan mengenai tata laksana dan tata kelola peternakan sapi perah di bawah inisiatif Dairy Development Program (DDP), kami ingin memastikan bahwa setiap peternak sapi perah memahami dan menjalankan proses pemerahan sapi dengan baik serta mengambil manfaat dari MCP digital ini. Untuk jangka panjang, program MCP diharapkan dapat membantu kesejahteraan peternak sapi perah dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kami berharap dapat segera memperluas MCP Digital di wilayah lain di Indonesia. tutup Akhmad.

Frisian Flag Indonesia PT Frisian Flag Indonesia (FFI) adalah perusahaan susu nomor satu di Indonesia yang memproduksi susu khusus untuk anak-anak dan keluarga dengan merek Frisian Flag, yang juga dikenal sebagai Susu Bendera. Frisian Flag telah menjadi bagian dari pertumbuhan keluarga Indonesia sejak 1922. Selama lebih dari 95 tahun di Indonesia, Frisian Flag selalu memberikan komitmennya untuk terus berkontribusi membantu anak-anak Indonesia meraih potensi yang tertinggi mereka, melalui produk-produk kaya gizi.irsa/rls

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*