Beranda Kehutanan Hotspot Turun 44,2% di 34 Provinsi

Hotspot Turun 44,2% di 34 Provinsi

60
BERBAGI
Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan. (Ist)

Agrofarm.co.id-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat pantauan hotspot di 34 provinsi pada minggu ini cenderung menurun dibandingkan minggu sebelumnya.

Berdasarkan data satelit TERRA AQUA (LAPAN) di website www.sipongi.menlhk.go.id. Pantauan minggu sebelumnya dari tanggal 15 21 September tercatat 366 hotspot untuk seluruh wilayah Indonesia, sementara pantauan minggu ini dari 22 28 September tercatat hanya 204 titik, atau turun 162 titik (44,2%).

Meskipun demikian, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Raffles B. Panjaitan menegaskan agar Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), KLHK- Manggala Agni, terus waspada. Upaya pencegahan melalui pemantauan cuaca dan deteksi dini, tetap dilakukan di setiap lokasi rawan karhutla.

Saat ini, kegiatan patroli terpadu bersama TNI, Polri, Aparat/Satgas Desa, dan Masyarakat Peduli Api semakin intensif dilakukan. Kegiatan ini sangat efektif dilakukan sebagai upaya pencegahan dini di lapangan.

“Dengan adanya patroli terpadu ini, kejadian kebakaran dapat segera ditangani oleh tim, sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar lagi,” ujar Raffles dalam keterangan resminya, Kamis (28/9/2017).

Terhadap wilayah-wilayah yang tidak terpantau hotspot, lanjutnya, Manggala Agni siaga melakukan pemantauan cuaca, dan melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang pencegahan karhutla. Di wilayah-wilayah yang terpantau hostpot. “Manggala Agni siap siaga melakukan groundchek dan pemadaman dini jika ditemukan karhutla,” tandasnya.

Groundchek atau pengecekan lapangan terhadap hotspot juga dilakukan oleh Manggala Agni di beberapa daerah. Seperti dilakukan oleh Manggala Agni di Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, dimana pada lokasi tersebut ditemukan areal bekas kebakaran sekitar 3,3 ha. Sedangkan di Dusun Landau, Desa Kenepai Komplek, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas, Manggala Agni Daops Semitau, berhasil memadamkan kebakaran seluas 2 hektare (ha).

Sementara itu, di Kalimantan Tengah, Manggala Agni Daops Muara Teweh berhasil memadamkan kebakaran pada lahan sekitar 1 ha, di Desa Kandris, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur. Bantolo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here