Beranda Pertanian Fonterra Tambah 16 Penerima Beasiswa Pelatihan Berternak Sapi Perah

Fonterra Tambah 16 Penerima Beasiswa Pelatihan Berternak Sapi Perah

BERBAGI
Fonterra Brands Indonesia meluncurkan program Fonterra Dairy Scholarship 2017/Ist

Agrofarm.co.id-Fonterra Brands Indonesia meluncurkan program Fonterra Dairy Scholarship 2017, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan 16 beasiswa yang terdiri dari 13 peternak, dua petugas lapangan, dan satu penyedia layanan.

Memasuki tahun kelima, Fonterra Dairy Scholarship merupakan bagian dari komitmen Fonterra untuk mengembangkan kemampuan peternakan sapi perah dan meningkatkan pasokan susu lokal. Tahun ini, jumlah peserta bertambah menjadi 16 penerima beasiswa; termasuk 13 peternak, dua petugas lapangan, dan satu penyedia layanan.

Para peserta akan mengikuti pelatihan langsung tentang praktik peternakan sapi perah yang terbaik selama hampir enam minggu di tiga lokasi: Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden; Balai Pelatihan Kesehatan Hewan (BPKH) Cinagara Bogor; dan Selandia Baru, di mana Fonterra akan berbagi keahlian kelas dunia mengenai peternakan sapi perah untuk meningkatkan kemampuan peternak sapi perah lokal dan memberdayakan mereka untuk menghasilkan kualitas maupun kuantitas susu yang lebih baik.

Fokus pelatihan program Fonterra Dairy Scholarship 2017 meliputi manajemen produksi pakan ternak dan konservasi, kualitas susu dan sistem pemerahan, manajemen bisnis peternakan, nutrisi sapi perah, kesejahteraan hewan, keberlanjutan peternakan dan pengelolaan limbah, pengelolaan stok pedet, serta kesehatan ternak dan reproduksi.

Peluncuran Fonterra Dairy Scholarship 2017 diadakan di BBPTU-HPT Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah, dan dihadiri oleh Mandar Namjoshi, Acting Managing Director, Fonterra Brands Indonesia dan Chris Ward, General Manager Community Programme, Fonterra New Zealand beserta sejumlah perwakilan pemerintah yaitu Sugiono, Direktur, BBPTU-HPT Baturraden, Teguh Boediyana, Staf Khusus Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) sekaligus Ketua Dewan Persusuan Nasional, dan Wisnu Wijaya Soedibjo, Direktur Wilayah III Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

“Sebagai koperasi yang dimiliki oleh 10.500 peternak Selandia Baru, kami sangat antusias untuk berbagi keahlian selama puluhan tahun mengenai peternakan sapi perah untuk membantu membuat perubahan positif di komunitas peternak sapi perah local,” kata Mandar Namjoshi, Acting Managing Director, Fonterra Brands Indonesia dalam siaran persnya, Rabu (23/8/2017).

Dia mengungkapkan, potensi pertumbuhan permintaan konsumen di Indonesia dalam 10 tahun ke depan sangat fenomenal, dan upaya Fonterra untuk mengembangkan peternakan sapi perah lokal merupakan bagian dari komitmen kami untuk memenuhi permintaan tersebut.

“Mengedukasi peternak sapi perah mengenai praktik peternakan yang terbaik merupakan langkah awal yang vital dalam meningkatkan produktivitas, sekaligus meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan industri susu secara keseluruhan,” tambah Mandar.

Sugiono, Direktur, BBPTU-HPT Baturraden mengungkapkan bahwa pemerintah mendukung Fonterra Dairy Scholarship 2017 untuk membantu peternak sapi perah memenuhi permintaan susu di Indonesia yang terus meningkat.

“Kami berharap inisiatif ini akan membantu meningkatkan produksi susu nasional melalui peningkatan produktivitas, populasi ternak dan kualitas susu,” ujar Sugiono.

Sejak 2013, Fonterra telah memberi pelatihan ke 48 peserta – termasuk 39 peternak dan Sembilan petugas lapangan berbagi keahlian mengenai peternakan sapi perah kepada industri susu lokal. Beasiswa tersebut telah membuahkan hasil yang positif, dengan para peserta mengalami peningkatan produksi maupun kualitas susu, efisiensi on-farm dan kesehatan ternak – semua elemen yang membantu mendorong profitabilitas peternakan dan memastikan peternak menghasilkan susu berkualitas tinggi yang aman. Faktanya, 75 persen peternak penerima beasiswa tahun lalu telah mengalami peningkatan pendapatan dari peternakan mereka.

Untuk memperluas jangkauan program, Fonterra mendorong para peserta untuk berbagi keterampilan dan pengetahuan yang baru didapat dengan komunitas peternak lokal melalui pelatihan peternak-ke-peternak. Pada tahun 2016, lebih dari 1.200 peternak dan peserta dari industri mengikuti sesi pelatihan yang diadakan oleh penerima beasiswa.

Fonterra telah berada di Indonesia selama lebih dari 35 tahun dan telah membangun eksistensi yang kuat – dengan lebih dari 290 karyawan di seluruh kantor pusat dan pabrik di Cikarang. Fonterra memiliki portofolio merek konsumen dan foodservice tepercaya yang memimpin dalam kategorinya, termasuk Anlene, Anmum (Materna, Lacta dan Essential), Anchor Boneeto, dan Anchor Food Professionals. Beledug Bantolo