Februari, BK CPO dan Kakao Nihil

Harga TBS mulai turun di tingkat petani. (Ist)

Agrofarm.co.id-Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan harga referensi produk Crude Palm Oil (CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) periode Februari 2018 sebesar USD 694,27/ton.

Harga referensi tersebut kembali melemah USD 3,07 atau 0,44% dari periode Januari 2018 yaitu sebesar USD 697,34/ton.

Saat ini harga referensi CPO kembali melemah dan tetap berada pada level di bawah USD 750/ton. Untuk itu pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 0/MT untuk periode Februari 2018, ungkap Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan dalam keterangan resminya, Selasa (30/1/2018).

Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 27 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

BK CPO untuk Februari 2018 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017 sebesar USD 0/ton. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk periode Januari 2018 sebesar USD 0/ton.

Sementara itu, harga referensi biji kakao pada Januari 2018 juga kembali mengalami penurunan sebesar USD 78,25 atau 3,94%, yaitu dari USD 1.984,67/ton menjadi USD 1.906,42/ton. Hal ini berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang juga turun USD 76 atau 4,44% dari USD 1.710/ton pada periode bulan sebelumnya menjadi USD 1.634/ton pada Februari 2018.

Penurunan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan melemahnya harga internasional. Pelemahan ini tidak berdampak pada BK biji Kakao yang tetap 0%. Hal tersebut tercantum pada kolom 1 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017.

Untuk HPE dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya. BK produk kayu dan produk kulit tercantum pada Lampiran II Huruf A Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017. Dian

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*