Beranda Kehutanan Dulu Rugi, Sekarang Perhutani Catat Laba Rp 121 Miliar

Dulu Rugi, Sekarang Perhutani Catat Laba Rp 121 Miliar

181
BERBAGI
Perum Perhutani cetak laba. (Ist)

Agrofarm.co.id – Pada kuartal I 2017 Perum Perhutani mencatat laba perusahaan sebesar Rp 121 miliar. Ini memperlihatkan kinerja positif atau meningkat 138 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu  yang merugi Rp 321 miliar.

Laporan keuangan perusahaan menunjukkan sampai akhir Maret 2016, Perhutani mengalami kerugian Rp 321 miliar ditambah masih banyak kewajiban yang belum terpenuhi seperti kewajiban pajak, tambahan dana pensiun, peningkatan status karyawan.

Direktur Utama Perum Perhutani Denaldy M Mauna, mengungkapkan kinerja keuangan yang positif pada kuartal I tahun ini karena upaya transformasi bisnis yang dilakukan, ditopang dengan penurunan biaya pokok penjualan dan biaya usaha.

“Meskipun dari sisi pendapatan juga belum sesuai harapan karena lesunya pasar dunia untuk produk kayu dan gondorukem sebagai andalan bagi Perhutani,” tandas Denaldy dalam siaran persnya, Senin (29/5/2017).

Perum Perhutani juga dinilai berhasil melakukan transformasi bisnis ditandai penghargaan The Most Promosing Company in Marketing 3.0 dalam ajang Marketeers Awards 2017 yang diterima Perum Perhutani beberapa waktu lalu.

Adapun penghargaan ini mengapresiasi kinerja Perhutani dari sisi pemasaran mulai dari tingkat strategic, taktik, hingga ke implementasi branding campaign, dimana titik berat penilaian termasuk inovasi yang dilakukan di era digitalisasi.

Tantangan di Perhutani, menjual kayu dengan variasi tinggi diyakini hanya bisa dijual secara konvensional. Penjualan secara online selama ini dipersepsikan hanya untuk produk-produk yang variasinya tidak tinggi. Tetapi melalui proses ujicoba dan mekanisme ketat, Perhutani bisa mewujudkan penjualan kayu secara online melalui online Toko Perhutani. Melalui mekanisme online ini transaksi jual beli kayu menjadi transparan.

Denaldy menyatakan bahwa keberhasilan itu adalah bagian dari rangkaian transformasi bisnis yang tengah dilakukan di perusahaan pelat merah tersebut, sejak dirinya mendapat mandat sebagai Direktur Utama Perum Perhutani pada akhir bulan Agustus 2016. Beledug Bantolo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here