Beranda Pertanian DPR Usul Pemerintah Memperbaiki Data Beras

DPR Usul Pemerintah Memperbaiki Data Beras

BERBAGI
Ichsan Firdaus Anggota Komisi IV DPR RI /ist

Agrofarm.co.id-Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengusulkan agar pemerintah memperbaiki data pangan khusunya beras nasional.

“Saya khawatir data pangan saat ini salah dan seolah-olah pemerintah menganggap tidak ada masalah. Akibatnya dapat menghasilkan kebijakan yang salah,” ujar Ichsan Firdaus Anggota Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (13/12/2017).

Pemerintah menyebutkan data produksi padi saat ini surplus 17 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 8 juta ton beras. Namun katanya, disisi lain BPS merilis angka inflasi naik pada November 2017,dan salah satu faktor utamanya berasal dari kenaikan harga beras.

Ichsan menambahkan, dalam hukum ekonomi harga beras naik berarti pasokannya mengalami kekurangam. Ini menjadi masalah karena ada data yang salah, utamanya beras.

“Datanya salah, kemudian ada kebijakan harga eceran tertingi (HET), lantas tidak ada perubahan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Sehingga ini akan mengorbankan petani,” tandasnya.

Menurutnya, pemerintah tidak simultan dalam menerapkan kebijakan. Pemerintah menerapkan HET, namun HPP tidak dinaikan.

“Sementara itu, biaya produksi padi sebesar Rp 4.020 per kilogram (kg). HPP Rp 3.700 per kg. petani tidak mampu berproduksi ketika biaya produksi lebih tinggi ketimbang harga jualnya,” ujar Politisi Partai Golkar ini.

Untuk itu, dia mengusulkan agar pemerintah memperbaiki data pangan. “Ini rentan terhadap manipulasi kebijakan jika data ini tidak benar,” jelasnya.Bantolo