CPO Bersertifikat RSPO NEXT Telah Sampai di Pasar Internasional

Marketplace online/ist

Agrofarm.co.id-Sebuah perusahaan agribisnis asal Kolombia, DAABON Group, telah menyelesaikan penjualan pertama kredit (sertifikat) “RSPO NEXT” dari Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Penjualan tersebut dilakukan hanya satu tahun setelah DAABON menjadi perusahaan perkebunan kelapa sawit pertama di dunia yang mendapat sertifikat RSPO NEXT.

Dalam rilis yang diterima Agrofarm, Kamis (1/2/2018), RSPO NEXT merupakan modul tambahan sukarela yang melibatkan perusahaan anggota RSPO yang sudah dapat melampaui standar keberlanjutan RSPO yang diakui secara internasional.

Penjualan sertifikat RSPO NEXT tersebut dilakukan untuk 2.000 ton volume minyak kelapa sawit. RSPO NEXT dikembangkan untuk memenuhi komitmen pasar yang terus meningkat terhadap upaya non-deforestasi, tidak melakukan penanaman di lahan gambut, tidak menggunakan api dan tidak melanggar hak asasi manusia (HAM).

Penjualan sertifikat RSPO NEXT dipublikasikan melalui marketplace online dan transparan bernama PalmTrace. Manuel Julian Dvila, CEO DAABON mengatakan, pihaknya merasa terhormat dapat berkontribusi dalam dialog positif yang ditawarkan industri kelapa sawit kepada para pemangku kepentingan di seluruh dunia. “Kami sangat bangga dengan pencapaian tersebut. Hal ini merupakan pesan kuat yang menegaskan bahwa perusahaan percaya pada pembaruan sektor sosial dan ekonomi Kolombia, karena mereka secara aktif mendukung upaya kami untuk tumbuh bersama dengan masyarakat yang didukung dengan transparansi dan perdamaian,”ujarnya.

Datuk Darrel Webber, CEO RSPO mengatakan, “Ini adalah prestasi besar bagi DAABON Group dan kami mengucapkan selamat kepada kedua institusi karena terus memimpin perubahan menuju industri minyak kelapa sawit yang lebih berkelanjutan. Ini juga dapat menjadi contoh yang positif bahwa transformasi tidak dapat terjadi secara terpisah, namun bersama-sama melalui kolaborasi, dimana kita dapat secara kolektif memimpin upaya untuk mengubah pasar untuk menjadikan minyak kelapa sawit berkelanjutan sebagai sebuah norma.”

Di bulan Januari 2017, empat perkebunan kelapa sawit DAABON di Kolombia Utara menjalani enam hari proses audit dengan lima auditor, yang mencakup sertifikasi dan kepatuhan terhadap persyaratan RSPO NEXT dari 122 perkebunan rakyat yang memasok pabrik tersebut.

Seperti diketahui, RSPO sebagai respon terhadap tekanan global yang mendesak terhadap produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dibentuk pada tahun 2004 dengan tujuan untuk mempromosikan pertumbuhan dan penggunaan produk minyak kelapa berkelanjutan melalui standar global yang kredibel dan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

RSPO terdaftar di Zurich, Swiss, dengan kantor sekretariat berada di Kuala Lumpur dan kantor perwakilan di Jakarta, London dan Zoetermeer (Belanda). irsa/rls

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*