Beranda Sawit Bea Masuk Minyak Sawit Tinggi, Malaysia Kirim Memteri ke India

Bea Masuk Minyak Sawit Tinggi, Malaysia Kirim Memteri ke India

BERBAGI
Menteri Peladangan dan Komoditi Malaysia Datuk Seri Mah Siew Keong berbincang dengan Dubes RI unuk India Sidharto R. Suryodiputro, dan Ketua Umum GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) Joko Supriyono/ist

Agrofarm.co.id-Bukan hanya Indonesia yang kelabakan dengan kebijakan kenaikan tarif bea masuk CPO dan produk olahan minyak sawit oleh pemerintah India. Malaysia senagai produsen sawit juga terkena dampak yang sama.

Tak mau berlarut-larut Malaysia langsung mengirimkan menterinya untuk melobi pemerintah India. Tampak (dari kiri) Menteri Peladangan dan Komoditi Malaysia Datuk Seri Mah Siew Keong berbincang dengan Dubes RI unuk India Sidharto R. Suryodiputro, dan Ketua Umum GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) Joko Supriyono di sela-sela acara Annual General Meeting and Award Function-The Solvent Extractors Association of India 2017 di Mumbai, Kamis (14/9).

Menteri Peladangan dan Komoditi Malaysia berada hadir ke acara tersebut setelah menemui Menteri Perdagangan India untuk mendiskusikan kenaikan bea masuk produk minyak sawit.

Seperti diketahui, Agustus lalu Kementerian Keuangan India mengumumkan negara meningkatkan bea masuk CPO menjadi 15%. Padahal sebelumnya tarif bea masuk CPO adalah 7,5%.

Selain itu, pajak impor minyak kelapa sawit olahan juga meningkat menjadi 17,5% dan 25% dari sebelumnya 12,5% serta 15%. Beledug Bantolo