Pemerintah Dorong Pengembangan Aren Jadi Bioetanol

Pohon aren/ist

Agrofarm-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendukung pengembangan energi terbarukan. Salah satunya pengolahan aren menjadi bioetanol.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH) Badan Litbang dan Inovasi (BLI) KLHK Dwi Sudharto, mengatakan, pengembangan Desa Mandiri Berbasis Aren merupakan contoh nyata aplikasi IPTEK dan inovasi KLHK, untuk memanfaatkan potensi aren yang sangat melimpah di Kabupaten Boalemo.

“Di Boalemo terdapat lima belas ribu pohon aren alam siap sadap yang mampu menghasilkan 300.000 liter nira aren per harinya,” tutur Dwi dalam siaran persnya, Senin (21/5/2018).

Dwi menjelaskan, potensi nira aren tersebut dapat diolah menjadi berbagai diversifikasi produk, yaitu bioethanol sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga dan pangan (gula semut fungsional dan nata pinnata), sedangkan buahnya dapat diolah menjadi manisan kolang kaling.

Mewakili KLHK, Dwi juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Boalemo, atas dukungannya dalam pengembangan Desa Mandiri Berbasis Aren di Boalemo ini, karena dipandang mampu mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan dan mengoptimalkan sumber daya yang telah tersedia di alam secara melimpah.

P3HH mendukung koordinasi dan aplikasi IPTEK serta formulasi bioethanol, Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (PPPTMG) menyediakan 204 unit kompor bioetanol, P2Kimia mendukung aplikasi teknologi peningkatan kualitas bioetanol fuel-grade, Pusat Penelitian Politik (P2P) menyusun rekomendasi regulasi Peraturan Daerah/Peraturan Bupati terkait tata niaga, Balai Besar Industri Agro (BBIA) Kementerian Perindustrian mendukung pengujian produk pangan, dan Balit Palma mendukung penyiapan varietas aren unggul. Bantolo

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*