Kementan Jamin Pasokan Cabai dan Bawang Merah Aman Hingga Juni

Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Spudnik Sujono/ist

Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin ketersediaan cabai dan bawang merah mencukup hingga Juni 2018.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Spudnik Sujono Kamino menagatakan, ketersediaan cabai dan bawang merah mencukupi hingga Juni 2018.

“Pasokan diprediksi aman hingga bulan ramdhan,” ujar Spudnik di kantor Direktorat Jenderal Holtikultura di Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Untuk itu, lanjutnya, manajemen tanam menjadi kunci ketersediaan cabai dan bawang merah nasional. Ini dikawal dengan ketat dan dikontrol terus di lapngan.

“Apalagi sudah ada upaya khusus bawang merah-aneka cabe (Upsus Babe) seperti halnya program Upsus padi, jagung dan kedelai (pajale),” ungkap Spudnik.

Meskipun dia, sempat mengkhawatirkan pada bulan Januari hingga Februari pada saat menjelang Hari Raya Imlek. “Namun itu bisa kita lalui karena pasokan mencukupi, bahkan bulan Maret ini mulai panen tanaman cabai dan bawang di berbagai daerah,” jelasnya.

Menurutnya, ketersediaan cabai dan bawang merah pada bulan Maret, April dan Mei aman. “Sekarang tinggal menjaga pasokan pada Juni 2018 karena masuk ramadhan. Jangan sampai nanti harga bergejolak,” terangnya.

Dia menegaskan, lebh baik pasokan berlebih ketimbang kurang. Apabila kurang nanti ujung-ujungnya bisa impor. Spudnik juga telah menyiapkan solusi jika pasokan berlebih dengan diolah menjadi bubuk cabai, pasta dan diatur produk kemasannya melalui direktur pengolahan dan pemasaran hasil hortikultura.

Adapun neraca ketersediaan cabai besar pada Maret sebanyak 101.855 ton, sementara kebutuhan 93.645 ton, sehingga terjadi surplus 8.210 ton. Sedangkan Juni diperkirakan ketersediaan mencapai 104.935 ton, kebutuhan 96.931 ton, maka ada kelebihan sebanyak 8.004 ton.

Cabai rawit ketersediaan bulan depan 78.564 ton, kebutuhan 69.945 ton, maka ada kelebihan pasokan 8.619 ton. Pada Juni diperkirakan pasokan 84.872 ton, konsumsi 76.532 ton, sehingga terjadi surlus sebanyak 8.340 ton.

Sedangkan bawang merah ketersediaan sebesar 111.464 ton, kebutuhan 100.155 ton, maka terjadi surplus 11.309 ton. Sementara Juni 125.500 ton, konsumsi 116.501 ton, sehingga ada kelbihan sebanyak 9.006 ton. Bantolo

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*