Kementan Targetkan Replanting Sawit Rakyat 500.000 Ha di Tahun 2019

Dirjen Perkebunan Kementan Bambang. (Bimo Agrofarm)

Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan program peremajaan tanaman kelapa sawit (replanting) rakyat pada tahun 2019 seluas 500.000 hektare (ha).

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kemtan) Bambang menargetkan, replanting sawit pada tahun depan mencapai 500.000 ha.

“Apabila tahun ini 185.000 ha itu terealiasasi, maka tahun depan ditargetkan 500.000 ha. Saya yakin itu bisa tercapai, jika semua pihak kompak menjalankan program replanting ini,” ujar Bambang usai membuka Seminar Nasional dengan tema ‘Kiat Sukses Replanting dan Meningkatkan Produktivitas Sawit Secara Berkelanjutan’, di Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Menurutnya, itu akan tecapai jika semua pihak mendukung dan terencana dengan matang. Salah satunya kesiapan produsen benih kelapa sawit dalam menyiapkan benih untuk peremajaan kebun sawit rakyat.

Bambang menuturkan, ketersediaan benih sawit cukup melimpah. Para produsen sudah menyiapkan benih seluas 190.000 ha untuk mengantisipasi rafaksi benih, jadi dari kebutuhan untuk 185.000 ha itu disiapkan 190.000 ha,” ujar Bambang.

Bambang menambahkan, para produsen benih sepakat selambat-lambatnya sudah melakukan pembibitan per 31 Maret 2017. “Apabila hingga waktu yang ditentukan tidak melakukan hal itu, target replanting 185.000 ha terancam gagal,” tandasnya.

Meskipun diakuinya, tahun 2017 realisasi penyaluran dana peremajaan kebun sawit atau replanting baru menjangkau 3.000 ha lahan dari target seluas 20.780 ha.

“Tahun lalu target 20.780 ha, namun yang memenuhi syarat dan sudah keluar rekomendasi teknis sekitar 14.000 ha. Sebagian besar terganjal dengan status lahan terutama kebun sawit masuk kawasan hutan. Padahal lahan sudah dikelola sudah lebih dari 30 tahun,” terang Bambang. Bantolo

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*