Beranda Industri & Keuangan 2018, Kemendag Targetkan Bangun Pasar Rakyat 1592 unit

2018, Kemendag Targetkan Bangun Pasar Rakyat 1592 unit

BERBAGI

Agrofarm.co.id-Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan membangun pasar rakyat sebanyak 1592 unit pada tahun 2018.

Hal itu dikatakan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat memberikan keterangan persnya usai acara silaturahmi Tahun Baru 2018, di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (4/12/2018).

Pasar rakyat terdiri dari 267 pasar melalui dana TP dan 1275 pasar melalui DAK, ditambah dengan 50 pasar dari anggaran Kemenkop UKM. “Adapun anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 5,50 triliun,” ujar Mendag.

Selain itu, untuk mencapai target revitalisasi 5000 pasar rakyat juga terus dilakukan. Tahun 2017, Kemendag membangun/merevitalisasi 909 pasar rakyat, yang terdiri dari 246 pasar melalui dana tugas pembantuan dan 618 pasar melalui Dana Alokasi Khusus APBN, serta 45 pasar melalui anggaran Kementerian Koperasi dan UKM. Dengan demikian, sejak tahun 2015, Kemendag telah membangun /merevitalisasi pasar rakyat sebanyak 2.715 unit.

Kemendag juga mengamankan pasar dalam negeri, melalui pengawasan barang beredar melalui pengawasan prapasar (registrasi produk yang telah diberlakukan kewajiban SNI) dan pengawasan di pasar secara intesif. Pada tahun 2017, melalui Direktorat Jenderal PKTN telah dialksanakan pengawasan terhadap 582 barang. Pengawasan meliputi 150 barang berdasarkan parameter SNI, 255 barang berdasarkan parameter label Bahasa Indonesia, dan 177 barang berdasarkan parameter Manual Kartu Garansi (MKG).

Khusus untuk parameter SNI, pengawasan juga dilakukan di gudang importir. Dari 150 barang, ditemukan 89 barang sesuai persyaratan SNI; 47 barang tidak memenuhi ketentuan SNI; dan 14 barang masih dilakukan pengujian.

Sedangkan dari 255 barang hasil pengawasan label Bahasa Indonesia, terdapat 189 barang yang telah memenuhi ketentuan dan 66 barang belum memenuhi. Adapun dari 177 barang hasil pengawasan MKG, terdapat 119 barang yang memenuhi ketentuan dan 58 barang masih belum memenuhi ketentuan.

Sementara itu, intensifikasi tertib ukur dilakukan dengan menetapkan predikat 6 Daerah Tertib Ukur (DTU) dan 267 Pasar Tertib Ukur (PTU) di 102 Kabupaten/Kota di wilayah kerja Balai Standardisasi Metrologi Legal (BSML) Regional I, II, III, dan IV.

Pada tahun 2017, terdapat 119 penyelenggaraan lelang komoditas dengan nilai transaksi tercatat Rp 254 miliar atau menurun sekitar 8,43% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 277,41 miliar. Dian