Beranda Sawit Anak Usaha ANJ Kelola Kawasan Taman Nasional Gunung Palung

Anak Usaha ANJ Kelola Kawasan Taman Nasional Gunung Palung

2
BERBAGI
Direktur Keberlanjutan PT Austindo Nusantra Jaya Tbk, Sonny Sunjaya Sukada/ist

Agrofarm.co.id-Anak perusahaan PT Austindo Nusantara Jaya (ANJ) Tbk, PT Kayung Agro Lestari (KAL) menunjukkan komitmennya sebagai pengembang perkebunan kelapa sawit yang bertanggung jawab dengan terlibat langsung secara aktif dalam pengelolaan kawasan Taman Nasional Gunung Palung (TNGP).

Keterlibatan secara langsung tersebut telah dimulai dengan adanya perjanjian kerjasama antara KAL dengan Balai TNGP yang ditanda tangani di kantor KAL, Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kamis (21/12/2017).

Perjanjian kerjasama yang disepakati tersebut masing-masing diwakili oleh Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung, Ir. Dadang Wardana M.Sc dan Direktur Keberlanjutan PT Austindo Nusantra Jaya Tbk, Sonny Sunjaya Sukada.

“Ini adalah bentuk komitmen perusahaan untuk berpartisipasi dalam menjaga keutuhan Taman Nasional, dan semoga keterlibatan pihak perusahaan memberikan manfaat yang positif bagi Taman Nasional,” kata Sonny Sukada dalam keterangan resminya, Jumat (29/12/2017).

Taman Nasional Gunung Palung merupakan habitat bagi berbagai jenis tumbuhan khas Kalimantan seperti Belian (Eusydiroxylon Zwageri), Meranti (Shore Sp), Bangkirai (Shorea Leavis) dan beberapa jenis satwa seperti Orangutan (Pongo pygmaeus), Rangkong Badak (Bucheros Rhinoceros) dan beberapa jenis satwa lain.

“Kami berharap dengan empat program utama yang telah disepakati nantinya kawasan TNGP akan menjadi lebih baik dari segi kualitas sehingga memberikan nilai lebih bagi masayarakat sekitar dan keragaman hayati di kawasan tersebut,” ujar Dadang Wardana.

Setelah melakukan penandatangan kerjasama, KAL dan BTNGP bersama staf perusahaan dan perwakilan masyarakat Laman Satong melakukan penanaman pohon khas Kalimantan seperti Meranti, Bangkirai dan beberapa tanaman buah lokal di kawasan Taman Nasional Gunung Palung. Tujuannya adalah untuk menghijaukan kembali sebagian kawasan yang terdegradasi akibat kebakaran hutan yang terjadi pada tahun 2015. Bantolo