Beranda Pertanian Mentan Klaim Stok Beras Aman

Mentan Klaim Stok Beras Aman

BERBAGI
Foto :Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Ist)

Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin stok beras aman, meskipun becana banjir yang melanda beberapa lahan sawah di wilayah Indonesia.

Hal tersebut dibuktikan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman pada kunjungannya dalam rangka sidak ketersediaan stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta Timur.

Menurutnya, sebagai barometer ketersediaan stok beras nasional, angka pasokan beras PIBC yang melebihi stok minimum. Hal ini akibat strategi yang diterapkan pemerintah dalam perubahan pola tanam yang memberikan hasil yang baik.

“Kami upayakan mengubah strategi terhadap pola tanam yang tadinya hanya 500.000 hektare (ha), kami tingkatkan menjadi 1 juta hektar. Hasilnya dilaporkan stok beras di PIBC mencapai 3.493 ton bahkan diperkirakan bisa lebih dari 4.000 ton,” kata Amran, Senin (5/12/2017).

Amran menyatakan dengan solusi permanen yang diterapkannya, stok beras di Indonesia sampai dengan akhir tahun dipastikan aman terkendali. Pasalnya tahun lalu saja dengan kondisi lahan sawah yang terkena banjir mencapai kurang lebih 70.000 ha dapat dikatakan produksi beras di tahun tersebut aman, sedangkan di tahun ini lahan yang terkena banjir kurang lebih hanya mencapai 40.000 ha.

Dia juga memastikan bahwa harga beras di PIBC tidak mengalami kenaikan bahkan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah.

“Ini menunjukkan penurunan harga sejak berlakunya HET. Awal berlaku HET, Rp9.050 per kg. Sekarang Rp7.800 per kg. Ini menunjukkan keberhasilan kita, produksi membaik dan aman,” paparnya.

Disinggung soal harga beras Arief Prasetyo Adi selaku Direktur Utama PT. Food Station Tjipinang Jaya mengatakan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait kenaikan harga beras pasalnya harga beras di PIBC terbilang stabil bahkan cenderung menurun.

“Hari ini masih ad beras jenis medium dengan harga Rp 7.800 per kg atau Rp 6.240 per liter,” ungkap Arif.

Dia menegaskan bahwa stok beras di PIBC saat ini mencapai 37.000 ton melebihi batas stok minimum sebesar 30.000 ton. Bahkan Arif juga menyatakan dengan tegas bahwa pihaknya bersama pedagang di PIBC siap bersinergi dalam hal perberasan nasional.

“Kami akan terus berusaha menjaga stabilitas baik stok maupun harga beras di PIBC sebagai barometer perberasan nasional,” pungkasnya. Bantolo