MMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengikuti SCHOTT Kemenperin Runners Virtual Run di Jakarta, Minggu (28/3).

Menperin Meriahkan Ajang Lari Virtual Kemenperin Runners

Agrofarm.co.id-Menjaga kesehatan di masa pandemi merupakan kunci untuk mencegah penyebaran Covid-19. Selain dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, upaya ini juga ditempuh dengan rutin berolahraga, salah alternatifnya adalah berlari. Olahraga lari saat ini semakin populer dan digemari masyarakat karena relatif mudah, murah, dan lebih aman dilakukan dalam situasi pandemi.

Kemenperin Runners, komunitas pelari yang berafiliasi dengan Kementerian Perindustrian turut aktif dalam mendorong semangat berolahraga masyarakat. Untuk merayakan ulang tahun ke-3, Kemenperin Runners menggelar kegiatan SCHOTT Kemenperin Runners Virtual Run yang didukung sepenuhnya oleh Menteri Perindustrian. Kami sangat mengapresiasi kegiatan lari virtual yang diselenggarakan oleh komunitas pelari Kemenperin ini. Mari kita sama-sama budayakan pola hidup sehat dengan berolahraga dan tetap menerapkan protokol kesehatan, kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka SCHOTT Kemenperin Runners Virtual Run di Jakarta, Minggu (28/3).

Ajang lari virtual merupakan terobosan digital di bidang olahraga. Bahkan, merupakan sebuah bentuk implementasi teknologi industri 4.0 dalam kehidupa sehari-hari. Ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin melakukan olahraga secara aman di masa pandemi, namun tetap ingin merasakan euforia mengikuti event lari, ujar Menperin.

Dalam kegiatan lari virtual, peserta bebas berlari atau berjalan di mana saja, sehingga dapat menjaga jarak aman atau menerapkan physical distancing, tentunya dengan tetap memperhatikan keselamatan diri.

Menperin juga menyampaikan, semangat masyarakat berolahraga menumbuhkan demand bagi industri terkait, antara lain industri alas kaki, sports apparel, alat olahraga, hingga elektronika dan telematika. Salah satu misi Making Indonesia 4.0 di sektor tekstil dan pakaian adalah menjadi produsen functional clothing terkemuka. Meningkatnya permintaan dapat mendorong industri untuk membangun kemampuan produksi untuk kebutuhan ini sehingga dapat memenuhi permintaan functional clothing yang terus berkembang, termasuk di dalamnya pakaian olahraga, jelasnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Dody Widodo yang melakukan flag-off virtual run tersebut menyampaikan, kegiatan tersebut didukung oleh perusahaan industri material gelas dan keramik SCHOTT Indonesia ini. Ajang tersebut terbagi menjadi tiga kategori jarak tempuh lari virtual dalam single run, yaitu 5K, 10K dan 21K. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 4.800 pelari dari seluruh penjuru nusantara. Saya mengapresiasi semangat dan antusiasme para peserta yang menunjukkan bahwa mereka giat menjaga pola hidup sehat, kata Dody.

Kapten Kemenperin Runners sekaligus Wakil Ketua Panitia SCHOTT Kemenperin Runners Virtual Run, Kutut Aji menjelaskan, penyelenggara kegiatan mengimbau peserta untuk menerapkan protokol kesehatan saat berlari, yaitu mengenakan masker, mencuci tangan dan memakai hand sanitizer, menjaga jarak, memilih lokasi yang aman, serta memastikan kondisi fisik sehat.

Untuk teknis pelaksanaan lari, peserta dapat berlari pada Minggu, 28 Maret 2021 antara pukul 00.01 hingga 21.00 WIB dengan menyelesaikan tantangan sekali lari (single run) untuk kategori yang dipilih. Hal ini untuk menyesuaikan waktu bagi peserta yang berasal dari Indonesia Timur dan Indonesia Tengah.

Untuk mencatat waktu dan jarak tempuh, peserta wajib menggunakan aplikasi STRAVA. Kemudian, peserta melaporkan hasilnya melalui situs www.kemenperinrunners.org. Panitia juga akan memverifikasi data dengan melihat akun STRAVA para peserta, pungkas Kutut.irsa