Studio video conference INSTIPER Yogyakarta/ist

INSTIPER Siap Masuki Era Baru Pasca Pandemi dengan Teknologi

Agrofarm.co.id-Tahun 2020 merupakan tahun yang berat untuk seluruh elemen masyarakat dunia. Pandemi Covid-19 memiliki dampak pada berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk bidang pendidikan tinggi seperti INSTIPER Yogyakarta.

Pandemi telah memaksa setiap orang mengurangi kontak satu sama lain untuk mengurangi penularan wabah Covid19. INSTIPER Yogyakarta pun segera mengambil sikap untuk menyelenggarakan kuliah daring bagi mahasiswanya.

Beradaptasi dengan hal tersebut INSTIPER kemudian memperbaiki dan meningkatkan prasarana yang sudah ada untuk menunjang keberhasilan pembelajaran daring. Kesiapan sarana dan prasarana di INSTIPER menjadikan kegiatan perkuliahan daring menjadi lebih mudah.

INSTIPER Yogyakarta saat ini telah memiliki studio video conference (vicon) yang dapat digunakan oleh dosen untuk melakukan pembelajaran daring, ruang vicon center yang berfungsi untuk mengontrol dosen melakukan pembelajaran daring, ruang webinar untuk menyelenggarakan webinar, dan modifikasi ruang kelas untuk dapat digunakan untuk pembelajaran luring dan daring dalam sekali waktu.

“Ruang kelas yang ada kami modifikasi menjadi kelas yang dilengkapi dengan fasilitas video conference sehingga dosen bisa menyelenggarakan kuliah secara luring dan daring dalam waktu yang bersamaan. Kapasitas mahasiswa yang mengikuti perkuliahan di dalam kelas hanya 15-20 orang dan sisanya mengikuti kuliah di dari kos masing-masing. Kami juga memfasilitasi antenna repeater untuk memancarkan sinyal wifi ke area kos mahasiswa di sekitar kampus INSTIPER,” ungkap Maria Ulfah, selaku Wakil Rektor I bidang Akademik, Kamis (10/12/2020).

Meskipun menjadi tahun yang sulit, namun pada tahun akdemik 2020/2021 ini INSTIPER mendapatkan mahasiswa baru sebanyak 936 orang yang berasal dari 32 provinsi dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Kekhasan kompetensi pendidikan yang ditawarkan oleh INSTIPER Yogyakarta merupakan daya tarik tersendiri bagi mahasiswa untuk menetapkan pilihannya melanjutkan pendidikannya di INSTIPER Yogyakarta.

“Di saat perguruan tinggi lain mengalami penurunan jumlah mahasiswa baru, INSTIPER dapat bertahan dan bahkan jumlah mahasiswa baru justru naik jumlahnya dari tahun sebelumnya. Kekhasan pendidikan di INSTIPER dan adanya kerjasama dengan berbagai perusahaan mitra merupakan alasan mahasiswa tetap memilih INSTIPER sebagai tempat kuliahnya. Selain itu INSTIPER juga telah merubah berbagai bentuk sarana pembelajaran mahasiswa menjadi bentuk digital seperti video petunjuk praktikum, video animasi perkuliahan, dll,” tambah Maria.

Dia menambahkan, INSTIPER Yogyakarta menawarkan berbagai minat studi yang dapat dipilih mahasiswa sesuai passionnya masing-masing. Selain itu INSTIPER juga menyelipkan pemanfaatan teknologi ICT pada setiap mata kuliah yang ada di INSTIPER seperti pemanfaatan drone dan robotik.

“Dan yang tidak kalah penting adalah INSTIPER memiliki kerja sama yang strategis dengan berbagai perusahaan swasta maupun nasional di bidang perkebunan, pertanian, dan perhutanan sehingga alumni INSTIPER dapat cepat terserap masuk ke dunia kerja,” papar Harsawardana, Rektor INSTIPER Yogyakarta.

INSTIPER juga akan membangun base station sebagai kantor perwakilan di 3 kota yang merupakan kota asal mahasiswa INSTIPER terbanyak. Base station tersebut akan didirikan di Pekanbaru Provinsi Riau, Pematang Siantar Provinsi Sumatera Utara, dan Pangkalan Bun Provinsi Kalimantan Tengah. Base station tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas kelas dan kantor administrasi.

Mahasiswa yang berada di daerah dan kesulitan mengakses internet pada pembelajaran daring selama pandemic Covid-19 dapat mendekat ke base station, karena di base station dilengkapi dengan fasilitas internet. Selain itu kami juga merencanakan akan mengirim kit praktikum sehingga mahasiswa dapat melakukan praktikum. Kantor ini juga diharapkan menjadi tempat promosi untuk lebih memperkenalkan INSTIPER di masyarakat sekitar base station dan menjalin kerjasama dengan SMA atau perushaan di kota tersebut, jelas Harsunu selaku Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama.

Pemanfaatan teknologi dan peningkatan kualitas menjadikan INSTIPER akan semakin maju dan berjaya di masa-masa yang akan datang. Bantolo