Sinar Mas Agribusiness and Food berhasil memenangkan dua penghargaan sekaligus yakni TOP CSR Awards 2020 #Star 5 dan TOP Leader on CSR Commitment 2020/ist

Raih Dua Penghargaan TOP CSR Awards 2020, Sinar Mas Agribusiness and Food Terus Tingkatkan Kehidupan Masyarakat

Agrofarm.co.id-Dalam ajang TOP CSR Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Top Business, Sinar Mas Agribusiness and Food berhasil memenangkan dua penghargaan sekaligus yakni TOP CSR Awards 2020 #Star 5 dan TOP Leader on CSR Commitment 2020. Perusahaan dinilai berhasil menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) secara konsisten selama bertahun-tahun yang sejalan dengan kebijakan keberlanjutan perusahaan yaitu Kebijakan Sosial dan Lingkungan GAR (KSLG).

Salah satu bagian yang menjadi sorotan utama dalam penilaian adalah kemampuan Perusahaan menyelaraskan strategi bisnis dan kegiatan CSR Perusahaan. Salah satu program CSR yang selaras yaitu upaya mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

Kriteria TOP CSR Awards 2020 menyasar tiga aspek utama, yakni aspek kepatuhan (compliance) terhadap ISO 26000 tentang Social Responsibility, aspek Good Corporate Governance (GCG), dan aspek keselerasan program CSR dengan strategi serta daya saing bisnis perusahaan. Penilaian CSR tak hanya melibatkan pakar dan konsultan CSR, tetapi juga pakar, konsultan dan asosiasi bisnis, termasuk dari pasar modal dan lembaga pembiayaan. Ajang TOP CSR Awards ini mendorong implementasi GCG, karena CSR yang efektif, transparan, dan yang dapat dipertanggungjawabkan, hanya dapat diimplementasikan jika Perusahaan telah menerapkan tata kelola perusahaan yang baik.

Salah satu program yang selaras dengan strategi bisnis Sinar Mas Agribusiness and Food adalah program Desa Makmur Peduli Api yang diikuti oleh 32 desa di Sumatra dan Kalimantan. Program yang memiliki titik fokus pada tiga bagian utama yaitu Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Ketahanan Pangan dan Konservasi telah terbukti membantu mengurangi titik-titik api di area operasional Perusahaan maupun pada area-area masyarakat di sekitar kebun, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Terlebih saat menghadapi krisis pandemi COVID-19 dan musim kemarau saat ini, Perusahaan percaya bahwa upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan hanya dapat dicapai jika kebutuhan ekonomi dan pangan masyarakat setempat juga terpenuhi, ungkap Agus Purnomo, Managing Director, Sustainability and Strategic Stakeholder Engagement.

Secara spesifik terkait aspek ketahanan pangan, para ahli Perusahaan membentuk masyarakat desa dengan mengajarkan teknik pertanian yang terintegrasi dan ramah lingkungan. Sebagai contoh di beberapa desa masyarakat diajarkan untuk menanam sayur-sayuran seperti kangkung, bayam, cabai, kacang hijau serta beternak hewan dan budidaya ikan. Kemudian hasil panen atau hasil ternak tersebut dapat digunakan sebagai konsumsi sendiri, sehingga menghemat pengeluaran rumah tangga hingga Rp 300.000 per bulannya dan sisanya dapat dijual dan menjadi penghasilan tambahan bagi para petani hingga Rp 500.000 per kepala keluarga setiap bulannya. Dengan demikian, masyarakat dapat mengembangkan kemampuan sekaligus meningkatkan taraf kehidupan mereka secara mandiri. Program yang berjalan sejak 2017 ini hingga saat ini memberikan manfaat bagi lebih dari 4.000 penerimanya.

Selain dalam bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat, Perusahaan juga fokus pada bidang Kesehatan dengan mengoperasikan lebih dari 140 klinik di seluruh Indonesia yang sebagian besar berlokasi di pelosok tanah air. Sebanyak 8.600 penerima manfaat mendapatkan fasilitas perbaikan kesehatan anak, vaksin dan perbaikan nutrisi. Dalam bidang Pendidikan, perusahaan juga membekali 2.160 tenaga pendidik berdedikasi tinggi yang mengajar di pedalaman dengan berbagai ilmu dan pelatihan. Ada lebih dari 40.800 murid yang belajar di 280 sekolah yang berlokasi di sekitar area operasional Perusahaan. Hal ini karena Perusahaan percaya fasilitas pendidikan yang memadai dapat menuntun generasi masa depan terbebas dari garis kemiskinan.

Tak hanya memastikan produksi sawit yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, penghargaan TOP CSR Awards 2020 tentu akan semakin memotivasi Sinar Mas Agribusiness and Food untuk terus membantu meningkatkan kehidupan masyarakat di sekitar area Perusahaan beroperasi. Dampak positif yang signifikan dari pengembangan CSR Sinar Mas Agribusiness and Food yaitu menurunnya angka kebakaran lahan, kebun, dan hutan serta meningkatnya pengetahuan masyarakat untuk memanfaatkan bahan organik sebagai pengganti bahan kimia, tegas Agus.

Diketahui, Sinar Mas Agribusiness and Food yang beroperasi di bawah Golden Agri-Resources (GAR) adalah salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka dengan total luas areal tanam di Indonesia mencapai lebih dari 499.012 hektar (termasuk kebun milik petani plasma) per 31 Maret 2020. Perusahaan memiliki operasi terpadu yang memproduksi bahan pangan yang berbahan baku minyak nabati. dian

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *