Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso/ist

Bulog Targetkan Pengadaan Beras 1,4 Juta Ton Hingga Akhir Tahun

Agrofarm.co.id-Perum Bulog kembali melakukan tindakan korporasi penting di masa pandemi Covid-19 dengan melakukan penyerapan langsung gabah/beras petani pada musim panen raya sebagai upaya menjaga stok pangan nasional di akhir tahun sekaligus menjaga harga jual padi di level petani.

Dipimpin oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso bersama sejumlah direksi dan didampingi Bupati Pandeglang Irna Narulita, Kapolres AKBP Sofwan Hermanto dan Dandim Letkol Inf. Denny Juwon Pranata melakukan penyerapan gabah petani di di Pandeglang, Banten.

Budi Waseso, akrab disapa Buwas, terjun langsung ke lokasi panen raya di Desa Rancaseneng Kecamatan Cikeusik Pandeglang Banten untuk membuktikan Bulog konsisten melakukan penyerapan beras petani guna mendukung pergerakan ekonomi di tingkat petani sehingga dapat memulihkan roda perekonomian nasional selama pandemi Covid-19.

Selain untuk memupuk stok sebagai cadangan beras pemerintah untuk kebutuhan sampai dengan akhir tahun, kegiatan penyerapan gabah/beras petani dalam negeri ini juga menggerakkan perekonomian di tingkat petani sehingga dapat memulihkan roda perekonomian sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi selama pandemi Covid-19 ini.

Mantan Kabareskrim itu juga mentargetkan pengadaan dalam negeri yang hingga akhir tahun 2020 adalah 1,4 juta ton setara beras, jumlah tersebut sudah diperhitungkan secara matang sesuai dengan kondisi dilapangan. Buwas menegaskan bahwa tidak ada wilayah yang tidak bisa dijangkau oleh Bulog untuk diserap hasil panennya.

Buwas juga mengatakan realisasi pengadaan beras dalam negeri sampai dengan minggu ke IV Juli 2020 mencapai 850 ribu ton yang tersebar di semua wilayah kerja Perum Bulog seluruh Indonesia. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh jaringan Bulog di seluruh Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

“Pada saat kondisi panen di seluruh wilayah Indonesia, Bulog menjamin semua wilayah dapat dijangkau oleh satker Bulog, contohya seperti saat ini di Pandeglang ada sekitar 400 hektar sawah yang sedang panen, dan pekan lalu saya juga instruksikan beberapa Direksi melakukan hal yang sama dengan langsung menjemput panen petani di Cilacap Jawa Tengah dan di Gowa Sulawesi Selatan,” ungkap dia dalam siaran persnya, Jumat (31/7/2020).

Penyerapan yang dilakukan oleh Bulog secara serentak ini bertujuan untuk menjaga harga jual petani selama masa panen, hal sesuai dengan salah satu tugas yang diamanatkan kepada Perum BULOG yaitu menyerap bahan pangan pokok khususnya gabah/beras dari petani guna menjaga kestabilan harga di tingkat petani.

“Bulog konsisten membantu kehidupan petani, terlebih di masa sulit seperti sekarang. Hal ini dilakukan melalui kelompok tani, kelompok penggilingan dan stakeholder lainnya. Yang Bulog lakukan ini juga sesuai Instruksi Presiden yaitu Pemerintah Membeli dan Rakyat Memproduksi,” katanya. Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *