Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso/ist

Bulog Gelar Operasi Gula di Seluruh Wilayah Indoneia

Agrofarm.co.id-Perum Bulog kembali melakukan kegiatan stabilisasi harga secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan pasokan pangan khususnya gula tersedia di seluruh daerah. Sekaligus menjamin tidak adanya gejolak harga kebutuhan pokok tersebut di seluruh Indonesia.

“Bulog mengeluarkan kebijakan satu harga untuk harga gula di seluruh Indonesia, dan agar ini berjalan efektif, Bulog mengajak para pedagang pasar untuk bekerjasama mensukseskan program ini,” kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, usai memantau kegiatan stabilisasi harga di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu )16/5/2020).

Budi Waseso mengatakan, kegiatan stabilisasi harga yang bekerjasama dengan para pedagang pasar ini selain menjamin harga gula nasional stabil hingga di tingkat konsumen dan serentak dilaksanakan di seluruh pasar Indonesia mulai hari ini hingga Lebaran.

“Saya sudah instruksikan seluruh jajaran Bulog di seluruh Indonesia bahwa kita akan memberikan harga gula senilai Rp 11.000 per kilogram (kg) ke pedagang, kemudian pedagang akan menjual maksimal seharga harga ecerang tertinggi (HET) Rp 12.500 per kg ke konsumen,” ungkap Budi Waseso.

Sebagaimana diketahui bahwa harga gula pasir di tingkat konsumen sejak menjelang bulan Ramadhan hingga saaat ini mencapai harga Rp 19.000 per kg sehingga perlu intervensi yang masif dari pemerintah. Dengan stok yang dikuasai, Perum Bulog sangat optimis dapat menekan harga gula kembali ke HET Rp 12.500 per kg.

Kami optimis bahwa harga gula bisa kembali ke HET, setiap pedagang nanti kita mintakan surat pernyataannya untuk menjual maksimal seharga HET Rp 12.500 per kg dan jika ada yang melanggar kita akan laporkan kepada Satgas Pangan, kata mantan Kepala Badan Nasional Narkotika tersebut.

Selain itu, keamanan jumlah stok beras yang tersebar di seluruh wilayah kerja Perum Bulog hingga saat ini mencapai 1,4 juta ton. Perum Bulog juga terus melakukan pengadaan dalam negeri berupa gabah dan beras dari petani yang saat ini sedang panen raya dan hingga pertengahan Mei ini serapan Bulog sudah mencapai 290.000 ton. Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *