harga gula pasir naik/ist

Strategi Kemendag Stabilisasi Harga Gula

Agrofarm.co.id-Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengeluarkan beberapa kebijakan untuk menekan harga gula pasir, diantaranya menambah impor gula sebanyak 550 ribu ton dan mengolah gula rafinasi menjadi gula konsumsi. Diharapkan harga gula konsumsi dalam negeri segera turun dari Rp17.000 per kilogram (kg).

“Stok gula konsumsi dalam negeri kurang, maka pemerintah akan menambah pasokan. Akhir bulan ini impor yang telah kami berikan akan masuk sebanyak 216 ribu ton. Kemudian ditambah izin impor 550 ribu ton,” kata Suhanto Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Kamis (16/3/2020).

Sedangkan kebutuhan gula nasional satu bulan sekitar 229 ribu ton. Menurut dia, ini cukup untuk memnuhi kebutuhan hingga Juni 2020.

Disamping itu dalam rangka memeprcepat pasokan gula pasir dalam negeri khusunya bagi masyarakat. Pemerintah telah mengambil keputusan dalam rapat terbatas (ratas) Menko Perekonomian mengubah peruntukkan gula rafinasi selama ini untuk industri makanan minuman sebanyak 250 ribu ton diolah menjadi gula kristal putih (GKP).

“Gula rafinasi ini posisinya sudah berada di pabrik-pabrik gula Indonesia dan tidak perlu lagi memerlukan waktu untuk memasukan barang ke dalam negeri. Sekarang ini dalam proses penugasan kepada beberpa produsen gula rafinasi dengan produksi 250 ribu ton diolah menjadi gula konsumsi,” ungkap Suhanto.

Berdasarkan informasi dari pelaku usaha, lanjutnya, untuk mengubah gula itu hanya memerlukan waktu 3 hari sampai 7 hari. “Diharapkan akhir bulan ini stok gula nasional tercukupi,” ujar dia.

Suhanto menyebutkan, gula impor yang masuk sekitar 216 ribu ton ditambah 250 ribu ton dari pabrik gula rafinasi ini bisa mencukupi kebutuhan selama dua bulan ke depan.

Ditambah proses impor gula yang sedang berjalan 550 ribu ton, Ini dapat mengisi pasokan gula hingga Juni 2020. Sementara, Kementerian Pertanian menginformasikan musim giling akan jatuh akhir Juni 2020.

“Adanya musim giling tebu, gula petani masuk pada buulan Juli mendatang. Denga demikian impor untuk memnuhi kebutuhan gula masyarakat tidak akan mempengaruhi produksi dan harga gula di tingkat petani,” ungkap dia.

Suhanto engakui komoditi belakangan ini dirasakan masyarakat mengalami kenaikan cukup signifikan adalah gula pasir. Harga rata-rata nasiona saat ini sekitar Rp17.000 per kg, sementara harga eceran tertnggi (HET) Rp12.500 per kg. Bantolo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *