oleh Kasdi Subagiyono, Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), saat membuka International Labour on Palm Oil Conference di Jakarta/bimo

Genjot Ekspor Perkebunan Tiga Kali Lipat, Kementan Undang 155 Eksportir

Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar pertemuan dengan puluhan eksportir di Auditorium Gedung D, Kantor Pusat Kementan. Pertemuan ini digelar untuk memastikan jalanya akselerasi gerakan tiga kali ekspor (Geratieks) khususnya di sektor perkebunan.

“Dalam rangka percepatan eskpor tiga kali lipat tersebut, kami mengundang 200 peserta yang terditi dari 155 pimpinan perusahaan dan pada khususnya eksportir, 25 dari dewan komoditas perkebunan dan asosiasi eksportir serta para pejabat eselon I,” ungkap Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyo dalam sambutannya, Rabu (08/1/2020).

Dia mengungkapkan, perusahan yang bergerak di sub sektor perkebunan, diketahui bersama bahwa kelapa sawit paling dominan memberikan kontribusi besar terhadap ekspor nasional.

“Eksportir khusus kelapa sawit kita undang 26 perusahaan terbesar diantaranya PT Astra Agro Lestari, Wilmar, London Sumatra. Namun yang belum kelihatan Group Sinar Mas,” ujar Kasdi.

Selain itu, katanya, sebanyak 13 perusahaan kopi, pada khususnya juga eksportir. 10 perusahaan kakao. 12 perusahaan kelapa, 80 perusahaan karet, 18 perusahaan rempah, 7 perusahaan minyak atsiri dan juga lebih dari beberapa perusahaan yang komoditasnya adalah jambu mete serta komoditas perkebunan lainnya.

Kementan juga merancang satu program Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai Tambah, dan Daya Saing (Grasida).

“Kami pilih yang punya potensi ekspor tapi posisi saat ini masih belum optimal. Diantaranya adalah kopi, kakao, jambu mete, kelapa, lada, pala dan vanili,” jelas dia. Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *