Menteri Perdagangan Agus Suparmanto/ist

Mendag: Harga Pangan Stabil dan Stok Terkendali

Agrofarm.co.id-Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyampaikan, harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Solo terpantau stabil dan pasokan terkendali menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Kondisi tersebut merupakan hasil pantauan bapok di Pasar Jebres dan Pasar Rejosari di Solo, Jawa Tengah, hari ini.

“Perkembangan stok dan harga bapok di Pasar Jebres dan Pasar Rejosari terpantau stabil. kemendag mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha yang terus menjaga pasokan dan harga bapok tetap stabil sehingga masyarakat bisa mendapatkan bapok dengan harga yang terjangkau,” ungkap Mendag Agus didampingi Wali Kota Solo Fransiskus Xaverius Hadi Rudyatmo, Minggu (08/12/2019).

Dari pantauan harga di PasarRejosari dan Pasar Jebres tercatat harga beras medium Rp9.000- Rp10.000/kg, beras premium Rp11.000/kg, telur ayam ras Rp23.000/kg, cabe merah besar Rp18.000-Rp20.000/kg, cabe merah keriting Rp24.000/kg, cabe rawit merah Rp32.000- Rp34.000/kg, bawang merah Rp30.000/kg, bawang putih Rp30.000/kg, daging ayam Rp32.000/kg, minyak goreng curah Rp10.800/liter, gula pasir Rp12.500/kg, dan daging sapi Rp105.000- 110.000/kg.

Sampai dengan 5 Desember 2019, pemantauan langsung di lapangan telah dilaksanakan di 11 provinsi, yaitu Jawa Timur, Banten, NTT, Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, Papua, Sumatera Utara, Papua Barat, Maluku, dan Jawa Tengah.

Sementara itu, pemantauan di empat daerah lainnya yaitu Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Daerah Istimewa Yogyakarta akan dilaksanakan pada minggu ke-2 Desember.

Lebih lanjut, Mendag mengatakan, pengawalan kelancaran pasokan bapokakan dilaksanakan mulai 1620 Desember 2019di 45 kota yang tersebar di 15 provinsi.

“Melalui pemantauan pasar yang rutin dilaksanakan Kemendag, harga bapok yang stabil diharapkan akan terus berlanjut, baik di Solo, maupun di kota lainnya. Kami ingin masyarakat dapat merayakan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 dengan tenang tanpa mengkhawatirkan adanya gejolak harga bapok di pasar. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat,” pungkas Mendag. Dian

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *