Sawit merupakan industri strategis nasional/Ist

November, BK CPO Nol dan Biji Kakao 5 persen

Agrofarm.co.id-Harga referensi produk Crude Palm Oil (CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) periode November 2019 adalah USD 571,13 per ton. Harga referensi tersebut melemah USD 3,73 atau 0,65 persen dari periode Oktober 2019 yang sebesar USD 574,86 per ton.

Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 85 Tahun 2019 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

“Saat ini harga referensi CPO tetap berada pada level di bawah USD 750 per ton. Untuk itu, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 0 per ton untuk periode November 2019,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana dalam siaran persnya, Sabtu (9/11).

BK CPO untuk November 2019 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017 sebesar USD 0 per ton. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk periode Oktober 2019 sebesar USD 0 per ton.

Sementara itu, harga referensi biji kakao pada November 2019 sebesar USD 2.500,16 per ton naik 10,01 persen atau USD 227,42 dari bulan sebelumnya yaitu sebesar USD 2.272,74 per ton.

Hal ini berdampak pada peningkatan HPE biji kakao pada November 2019 menjadi USD 2.213 per ton, naik 11,2 persen atau USD 222 dari periode sebelumnya yaitu sebesar USD 1.99 per ton.

Peningkatan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan menguatnya harga internasional. Penurunan ini tidak berdampak pada BK biji kakao yang tetap 5 persen. Hal tersebut tercantum pada kolom 2 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017. Dian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *