Bupati Aceh Besar, Ir. H. Mawardi Ali; Kepala BNN RI, Komjen Pol Drs. Heru Winarko; Head of Feed Operation unit Medan & Padang Indojaya; Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal M.Eng; Komisaris Utama JAPFA, Syamsir Siregar; Wakil Direktur Utama JAPFA, Bambang Budi Hendarto; Komisaris Independen JAPFA, Ito Sumardi; Deputy COO Poultry Division JAPFA, A. Harwanto pada acara peresmian Hatchery JAPFA seluas 6.2 Hektar di desa Seulimeum, Aceh Besar/ist

JAPFA Resmikan Pabrik Penetasan Telur dan Teaching Farm Unsyiah

Agrofarm.co.id-PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) hari ini melalui anak usahanya, PT Indojaya Agrinusa rambah pasar Aceh dengan resmikan 1 unit Hatchery dan Teaching Farm.

Hal tersebut merupakan salah satu upaya JAPFA untuk mengembangkan dan mendekatkan usaha dengan para pelanggannya di Aceh. Pabrik Penetasan Telur (Hatchery) telah diresmikan Hatchery JAPFA seluas 6.2 Hektar di desa Seulimeum, Aceh Besar.

Pembangunan Hatchery ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus meningkat di wilayah Aceh dan sekitarnya. Hal ini juga merupakan salah satu wujud komitmen JAPFA untuk dapat membantu peternak lokal dalam menyediakan anak ayam broiler yang berkualitas dan mendukung kemandirian pangan khususnya dalam penyediaan pasokan protein hewani bagi masyarakat.

Bupati Aceh Besar, Ir. H. Mawardi Ali, dalam sambutannya mengutarakan harapannya terhadap keberadaan Hatchery di masyarakat Aceh Besar.

“Pemerintah siap membantu masyarakat untuk dapat bekerjasama dengan JAPFA ini, karena bagaimana pun hal tersebut juga akan memajukan ekonomi daerah. Selain itu, kami berharap kehadiran Hatchery ini juga bisa membina lingkungan dan sosial, khususnya masyarakat sekelilingnya supaya dapat menciptakan keamanan, terlebih lagi juga kenyamanan.” ujar Mawardi dalam siaran persnya, Rabu (09/10/2019).

Hatchery juga akan membantu menyediakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar Seulimeum, dimana JAPFA akan memperkerjakan 94% dari jumlah total pekerja yang dibutuhkan dari daerah setempat.

“Semoga JAPFA bisa mempertahankan komitmennya dalam operasional unit tetap menggunakan tenaga kerja dari kabupaten Aceh Besar. Apabila ini bisa dipertahankan, insyaallah investasi ini dapat berjalan baik, dapat bermitra dengan pemerintah dan masyarakat, sehingga kabupaten aceh besar dapat tumbuh kembali,” ungkap Mawardi

Teaching Farm Kerjasama JAPFA danUnsyiah

Selain Hatchery, dalam hari yang sama, JAPFA juga resmikan Teaching Farm hasil kerjasama dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Fasilitas penelitian yang dibangun di Desa Ie Suum, kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar ini, rencananya akan mulai dipasok anak ayam atau Chick In pada bulan Oktober ini. Kerjasama yang disambut baik oleh Dekan Fakultas Kedokteran HewanUnsyiah ini, merupakan bentuk kontribusi JAPFA di bidang Pendidikan.

“Sejalan dengan nilai JAPFA untuk Bergerak Menuju Kesejahteraan Bersama, JAPFA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas anak bangsa. Oleh karenanya, JAPFA bersinergi dengan pemerintah dan akademisi dalam menciptakan SDM Unggul guna mewujudkan Indonesia Maju 2045,” kata Anwar Tandiono (Acai), Head of Feed Operation Unit Medan & Padang Indojaya.

Fasilitas yang dibangun JAPFA terdiri dari 3 unit kandang, yakni: Commercial Farmn Closed House berkapasitas 10.000 ekor, Commercial Farm Open House Panggung berkapasitas 5.500 ekor, dan Commercial Farm Open House Postal berkapasitas 4.500 ekor.

Masing-masing kandang memiliki ukuran 8x70m dan sudah dilengkapi dengan fasilitas pendukung ternak berupa tempat pakan, tempat minum, kipas angin, blower, dan mesin penghangat ayam (Gasolek).

“Kami amat sangat mengapresiasi dukungan JAPFA, dengan kontribusi ini, mahasiswa kami akan dapat langsung belajar dan praktik di lapangan mulai dari pemeliharaan ternak, pemantauan kesehatan ternak, biosecurity, hingga fungsi manajemen bisnis industri perternakannya, dengan begitu kami optimis dapat mempersiapkan para mahasiswa kami untuk siap terjun ke industri perternakan,” tambah Dr. drh. Muhammad Hambal, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala.

Kerjasama JAPFAUnsyiah sebelumnya ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman pada September 2018 lalu. Kesempatan tersebut disaksikan oleh Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng, yang juga memiliki peran penting dalam membukakan pintu sampai dengan terlaksananya kerjasama ini.

Pada kesempatan yang sama, melalui JAPFA Foundation, JAPFA juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi di Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan UNSYIAH dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menjalani kuliah lapangan di Commercial Farm JAPFA.

“Harapan kami keberadaan JAPFA di Aceh selain memberikan kontribusi lebih untuk masyarakat Aceh, baik melalui Hatchery, maupun Teaching Farm. Kami akan terus berupaya untuk terus memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.” pungkas Acai.

PT Indojaya Agrinusa merupakan salah satu anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang bergerak dalam bidang agribisnis, dengan memiliki lini kegiatan produksi pakan ternak, pembibitan ayam dan Kemitraan budidaya ayam broiler (pedaging), serta budidaya perairan. Dalam menjalankan operasinya, Indojaya melakukan kegiatan produksi yang ramah lingkungan dan kepedulian terhadap pengembangan masyarakat.Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *