Lada hitam/ist

Luar Biasa, Ekspor Lada Lampung ke India Meningkat 74%

Agrofarm.co.id-Karantina Pertanian Lampung melepas ekspor lada hitam ke negara India. Sebanyak 25 ton lada hitam senilai Rp. 1,12 miliar dilepas ke India dengan penyerahan phytosanitary sertificate di PT. Haldin Pacific Semesta, Tegineneng Pesawaran Lampung oleh Kepala Karantina Lampung, Muh. Jumadh.

“Fenomena akselerasi yang cukup besar dalam ekspor lada Lampung Ke India pada semester pertama tahun 2019 ini. Data layanan sertifikasi kami menunjukkan peningkatan sejumlah 74% dibanding periode semester pertama tahun 2018 lalu. Dan nilainya devisanya cukup fantastis yang total mencapai Rp. 47 miliar,” papar Muh. Jumadh dalam keterangan resminya, Senin (2/9/2019).

Lebih lanjut, Muh. Jumadh memaparkan, sebanyak 1.015 ton lada lampung telah di ekspor ke India selama semester pertama tahun ini dengan frekuensi sebanyak 31 kali ekspor. “Peningkatan ekspor ini tentu menambah devisa yang diharapkan mendukung penguatan ekonomi negara kita, dan juga peningkatan kesejahteraan petani dan pekerja agroindustri terkait,” tambah Muh. Jumadh.

“Keberhasilan akselerasi ekspor ini tak luput dari dukungan instansi terkait, Gubernur Lampung, TNI, Polri, Bea Cukai, Pelindo, dan pemerintah daerah setempat serta instansi terkait lainnya. Kami berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama yang baik lintas instansi terkait,” ujarnya.

Mengingat lada hitam termasuk dalam komoditas PSAT (Pangan Segar Asal Tumbuhan), sehingga banyak variabel keamanan pangan yang harus dipenuhi dan dipersyaratkan oleh negara tujuan.

Sebagai bentuk nyata bakti Karantina Lampung adalah secara berkala telah melakukan pendampingan teknis kepada eksportir guna mempertahankan kualitas produk ekspor pertanian hingga bebas investasi hama/penyakit tanaman yang dapat menyebabkan ditolaknya produk ekspor kita. Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *