BGA Group memperingati Hari Mangrove Sedunia/ist

Gandeng Pelajar di Teluk Pulai, BGA Group Peringati Hari Mangrove Sedunia

Agrofarm.co.id-Para generasi penerus bangsa yang berada di sebuah desa terpencil di Teluk Pulai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah tampak bersemangat memperingati Hari Mangrove Sedunia yang jatuh pada tanggal 26 Juli 2019 lalu dengan mengikuti Kegiatan Edukasi Konservasi dan Pembibitan Mangrove yang diadakan oleh tim CSR BGA Group.

Meski berada di lokasi yang cukup terpencil yang harus melewati transportasi laut untuk menuju ke pusat kota, para siswa dan siswi SD dan SMP Satap Desa Teluk Pulai ini ternyata memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekosistem sekitar pantai dimana dekat sekali dengan tempat tinggal mereka dalam menjalani kehidupan.

Tim CSR BGA Group mengadakan Kegiatan Edukasi Konservasi dan Pembibitan Mangrove untuk para siswa dan siswi sekolah binaan yang berada di dalam konsesi PT ASMR (anak usaha BGA Group). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa dan siswi tingkat SD dan SMP. Materi edukasi disampaikan dengan medium pembelajaran langsung bibit mangrove dan alat bantu visual seperti gambar.

Setelah kegiatan pemberian materi mengenai mangrove selesai, acara dilanjutkan dengan edukasi pembibitan mangrove jenis Rhizophora sp. Sejumlah 500 bibit mangrove didonasikan oleh BGA Group sebagai media pembelajaran para siswa di sekolah binaan desa Teluk Pulai untuk pembibitan mangrove. Sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan sekolah dan siswa, BGA juga memberikan donasi berupa buku paket dan buku bacaan kepada sekolah, perlengkapan alat tulis.

Lewat gelaran acara ini, anak-anak dapat mengenali jenis-jenis mangrove, perkembangan mangrove, hingga edukasi konservasi mangrove salah satunya mengetahui cara pembibitan mangrove. Anak-anak SD dan SMP ini dapat menjadi generasi penerus yang akan menjaga Teluk Pulai dari ancaman abrasi yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.

Para guru juga memberikan apresisasi dengan terlaksananya acara ini karena berkaitan dengan sistem pembelajaran sekolah yaitu kurikulum tematik yang terintegrasi dengan beberapa materi pelajaran. Acara ini juga dikemas secara fun, games yang menarik sehingga kegiatan edukasi mangrove dapat diserap dan dipahami oleh siswa dengan metode edukasi yang menarik.

Pembibitan Mangrove

PT Andalan Sukses Makmur (ASMR), anak usaha BGA Group (Bumitama Gunajaya Agro) yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, dalam kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) memberikan perhatian serius dalam mengatasi masalah abrasi pantai di Desa Teluk Pulai, Kab. Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program rehabilitasi mangrove.

Sebagai langkah awal, rehabilitasi pantai dilakukan bersama seluruh masyarakat Desa Teluk Pulai secara bertahap mulai pada 2015 – 2016 dengan pembibitan sebanyak 10.000 pohon, hingga tahun 2018 ini sudah tertanam kurang lebih 15 Ribu pohon.

CSR Department Head BGA Group Agus Wiastono mengemukakan, perusahaan sangat mendukung upaya rehabilitasi kawasan mangrove Teluk Pulai sejalan dengan program pemerintah daerah sebagai tindakan mencegah terjadinya kerusakan ekologis.

“Perusahaan menyediakan lahan untuk rehabilitasi mangrove seluas 160 ha,” ujar Agus dalam siaran persnya, Senin (12/8/2019).

Kegiatan penanaman mangrove tahap ke-3 ini berlangsung pada 30 April 2018 lalu, diikuti jajaran Muspika Kec Kumai yang di hadiri oleh Sekcam Kecamatan Kumai, Danramil Kumai, Polsek Kumai, Region Head 3, Staf CSR HO dan Area 5, Staf Sustainability, Staf Kemitraan serta Warga Desa Sekonyer dan Desa Teluk Pulai serta karyawan PT ASMR.

Sementara Muspika Kecamatan Kumai menyampaikan bahwa dukungan berbagai pihak termasuk perusahaan swasta sangat dibutuhkan agar percepatan perbaikan ekosistem mangrove Teluk Pulai ini bisa terlaksana dengan baik.

Pada saat ini masyarakat Desa Teluk Pulai membuat kesepakatan untuk seluruh masyarakat yang memiliki usaha sarang burung walet di Desa Teluk Pulai wajib membuat pembibitan mangrove dan merencanakan penanamanya sesuai arahan tim Pemerintah Desa Teluk Pulai dan PT. ASMR untuk lokasi dan jadwal tanamnya.

Tingkat abrasi yang tinggi di Desa Teluk Pulai memerlukan perhatian khusus dan tidak bisa hanya di lakukan oleh PT. ASMR dan masyarakat Desa Teluk Pulai saja, rehabilitasi pantai Teluk Pulai harus melibatkan berbagai pihak termasuk pemerintah sehingga percepatan rehabilitasi pantai dengan penanaman mangrove yang di lakukan di Desa Teluk Pulai dapat secepatnya bisa terwujud secara keseluruhan. Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *