Badan Karantina Pertanian lepas ekspor mangga harum manis asal Buleleng, Bali/ist

Kementan Lepas Ekspor 1,2 Ton Mangga Harum Manis asal Buleleng ke Singapura

Agrofarm.co.id-Mangga merupakan salah satu buah yang mempunyai serat dan vitamin dengan kandungan nilai yang sangat tinggi. Inilah yang menjadi alasan buah ini laris disetiap musim panennya.

Harum manis adalah salah satu varian dari berbagai buah mangga yang diproduksi petani kita. Sesuai namanya buah ini mampu menyuguhkan aroma yang harum dengan rasa yang super manis yang sangat digemari masyarakat Indonesia.

Tidak heran negera Singapura melakukan impor langsung untuk buah yang satu ini. Perdana dilepas dalam musim panen kali ini, ekspor mangga harum manis asal Buleleng ini langsung tembus 1,2 ton senilai Rp 60.000.000.

“Singapura sudah rutin impor mangga dari kita ditiap musim panen mangga. Ini perdana kita lepas dimusim panen sekarang, nanti diakhir bulan Juli, Rusia akan menjadi pasar baru untuk ekspor mangga harum manis dari Denpasar,” terang Irsan Kasi KT dalam keterangan resminya, Senin (22/7/2019) .

“Ekspor itu yang terpenting adalah 3K nya yaitu Kualitas, Kuantitas dan Kontinyuitasnya,” ujar Terunanegara Kepala Karantina Pertanian saat melepas ekspor buah mangga ini.

Terunanegara mengatakan bahwa ekspor komoditas pertanian harus dikawal oleh instansi-instanis terkait sehingga selain berkesinambungan juga akan terus terbuka pasar-pasar baru. Hal inj mampu memompa semangat petani dalam berproduksi.

Hadir dalam pelepasan ekspor buah mangga ini Kepala Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura, Bea dan Cukai Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Selain melepas buah mangga perdana ke Singapura, hari ini juga dilepas ekspor furniture ke Maroko dengan nilai total ekspoe keseluruhan Rp. 178.000.000.

Badan Karantina Pertanian melalui Karantina Pertanian Denpasar akan terus mengawal dan mendorong ekspor komoditas pertanian. Tentunya untuk bisa bersaing di pasar manca negara. Bantolo