Direktur Jenderal PEN Kemendag,Arlinda/ist

Jajaki Pasar Chili, Indonesia Raih Potensi Transaksi USD 32,56 Juta

Agrofarm.co.id-Penjajakan kerja sama dagang (one on one business matching) yang digelar Kementerian Perdagangan sebagai bagian rangkaian kegiatan misi dagang di Santiago, Chili, berhasil meraih potensi transaksi sebesar USD 32,56 juta. One on one business matching digelar Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag bekerja sama dengan Kedutaan Besar RI untuk Chili.

“One on one business matching ini merupakan penjajakan dan pendekatan ke pelaku usaha di Chili sebagai upaya membuka pasar ekpsor baru menjelang impelentasi Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia-Chili (IC-CEPA). Produk Indonesia diminati dan berhasil meraih potensi transaksi sebesar USD 32,56 juta,” jelas Dirjen PEN Arlinda dalam siaran persnya, Rabu (30/5/2019).

Arlinda juga menyampaikan, transaksi itu berasal dari produk dekorasi rumah dan furnitur luar ruang, minyak kelapa sawit mentah (CPO), RBD olein food grade, serta RBD olein untuk kosmetik dan coklat bubuk.

Selain itu, lanjut Arlinda, ada juga potensi transaksi yang berasal dari kontrak satu tahun produk kertas fotokopi dan kertas untuk percetakan (copy paper dan uncoated woodfree paper).

One on one business matching merupakan salah satu bagian dari rangkaian Misi Dagang Kemendag ke Santiago, Chili, pada 1517 Mei 2019 yang dipimpin Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

“Kami mengajak para pelaku usaha Chili untuk memanfaatkan momentum IC-CEPA untuk meningkatkan perdagangan kedua negara. Minat mereka di bidang perdagangan dan juga investasi cukup besar,” kata Arlinda.

Dalam sesi penjajakan bisnis yang mempertemukan dua pelaku usaha itu, sejumah perwakilan pelaku usaha Indonesia ikut serta. Delegasi bisnis dari Idonesia yang mengikuti kegiatan itu berasal dari perwakilan Badan Pengelola dan Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS), Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI), Asia Pulp & Paper (APP), dan PT Rois Home Design.

Kemendag mencatat, total perdagangan Indonesia-Chili pada 2018 sebesar USD 274 juta. Dalam dua tahun ke depan, Indonesia-Chili sepakat meningkatkan nilai perdagangan itu dua kali lipat setelah ICCEPA diimplementasikan. Pada 2018, neraca perdagangan Indonesia masih surplus dari Chili, yaitu USD 43,87 juta. Dian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *