Direktur Social and Security APP Sinar Mas Agung Wiyono dan Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono berbincang dengan petani Desa Makmur Peduli Api dalam acara IndoGreen Environment & Forestry Expo 2019

APP Sinar Mas Sosialisasikan Pengelolaan Lahan Berkelanjutan di IndoGreen Environment & Forestry Expo 2019

Agrofarm.co.id-Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas kembali berpartisipasi dalam IndoGreen Environment & Forestry Expo 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Dalam penyelenggaraan ke-11 ini APP Sinar Mas mensosialisasikan keberhasilan pengelolaan lahan berkelanjutan melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) dengan tujuan dapat memberi motivasi kepada seluruh pemangku kepentingan di sektor kehutanan.

“Sejak 2015 lalu APP Sinar Mas melaksanakan program DMPA. Hingga Desember 2018 program ini telah berhasil memberikan dampak positif bagi 16.807 keluarga petani dari 284 desa yang tersebar di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat,” tuturDirektur Social and Security APP Sinar Mas Agung Wiyonoyang juga menjadi pembicara dalam IndoGreen Environment & Forestry Expo 2019, Senin (08/4/2019).

Dalam melaksanakan program DMPA, APP Sinar Mas bekerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya Komunitas Gagego Organik (3G O). Komunitas 3G O merupakan sebuah komunitas yang berpengalaman dalam mengaplikasikan bahan organik di bidang pertanian, mulai dari pengelolaan lahan, pemakaian pupuk, hingga pestisida organik atau nabati.

Kerja sama DMPA dengan Komunitas 3G O dilaksanakan di Distrik Air Sugihan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Di wilayah tersebut, Komunitas 3G O membimbing para petani dari 6 desa di sekitar konsesi PT Bumi Andalas Permai, mitra pemasok APP Sinar Mas.

Program DMPA di Distrik Air Sugihan berhasil mengubah pola pikir dan cara petani mengelola lahan secara lebih berkelanjutan. Sebelumnya, para petani di Distrik Air Sugihan terbiasa membuka lahan dengan cara membakar, namun kini pembukaan lahan dilakukan dengan cara tebas manual. Jerami padi dan jagung yang sebelumnya digunakan untuk membakar lahan pun kini berolah fungsi sebagai bahan membuat pupuk kompos.

Selain itu, program DMPA bersama Komunitas 3G O juga berhasil menurunkan penggunaan bahan kimia hingga 50% yang berdampak positif pada penurunan biaya produksi, peningkatan kualitas lahan, serta hasil panen jagung dan padi yang lebih berkualitas.

“Kami sangat senang program DMPA mendapat sambutan baik dari para petani di Distrik Air Sugihan dan kami berharap semakin banyak petani yang dapat mengikuti serta menikmati manfaat dari program DMPA,” ungkap Agung.

Program DMPA yang dilaksanakan oleh APP Sinar Mas sejalan dengan tujuan acara IndoGreen Environment & Forestry Expo 2019, yakni untuk meningkatkan kualitas dan kontribusi sektor kehutanan. Oleh sebab itu, APP Sinar Mas aktif berpartisipasi dalam acara tahunan tersebut sejak awal pelaksanaannya.

“Kami sadar peningkatan kualitas sektor kehutanan harus dimulai dengan membimbing petani terlebih dahulu. Hal ini bukan hanya menjadi tugas pemerintah, namun juga seluruh elemen masyarakat, termasuk perusahaan swasta seperti kami,” pungkas Agung. dian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *