Pemerintah maksimalkan nilai tambah karet alam/ist

IRCo Tekankan Implementasi Pengurangan Ekspor Karet

Agrofarm.co.id-Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kasan menyampaikan bahwa Dewan Direksi Konsorsium Karet Internasional (BoD of the IRCo) telah melakukan pertemuan untuk membahas perkembangan pasar karet alam. Pertemuan ini dihadiri perwakilan dari Thailand, Indonesia dan Malaysia di Bangkok, Thailand.

“Pertemuan ini menekankan kembali implementasi Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) ke-6 sesuai dengan regulasi domestik masing-masing negara anggota dalam periode 4 bulan terhitung sejak 1 April 2019,” ujar Kasan dalam keterangan resminya, Sabtu (06/4/2019).

AETS merupakan kesepakatan diantara tiga negara anggota Komite Karet Tripartit Internasional (International Tripartite Rubber Council/ITRC) untuk mengurangi volume ekspor karet alam sebanyak 240 ribu ton.

Indonesia telah menerbitkan Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 779 tahun 2019 tentang Pelaksanaan AETS Keenam untuk Komoditi Karet Alam, sebagai wujud komitmen Indonesia menjalankan kesepakatan tersebut. Demikian pula dengan Malaysia dan Thailand yang telah mengkonfirmasi komitmen pelaksanaan AETS sesuai periode yang telah disepakati.

Selain itu, di tengah inkonsistensi data produksi karet alam yang dikeluarkan oleh berbagai pihak, ketiga negara ITRC mengkonfirmasi jumlah produksi karet alam di tahun 2018, yaitu Thailand memproduksi 4,88 juta ton karet alam, Indonesia 3,63 juta ton, dan Malaysia 0,60 juta ton. Dian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *