Head of Corporate Social Responsibility (CSR) Indah Kiat Serang Dani Kusumah, Ketua LPM Desa Tengkurak Fahrudin, dan Kepala Desa Tengkurak Suryadi sedang menanam bibit bakau di atas lahan seluas 1 Ha di Pulau Tinil/ist

Indah Kiat Tanam 110 Ribu Bakau untuk Dukung Restorasi Pesisir Pantai Utara Serang

Agrofarm.co.id-Unit industri Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (Indah Kiat) – Serang Mill telah menanam dan merawat 110 ribu batang bakau(mangrove)di pesisir pantai Serang Utara, Banten, sejak tahun 2010. Hal ini merupakan dukungan Indah Kiat Serang dalam merestorasi area tersebut.

Tahun ini,Indah Kiat Serang menanam10 ribu bibit bakaudilahan seluas satu hectare diPulau Tinil, Desa Tengkurak, KecamatanTirtayasa, Serang, Banten. Pulau Tinil merupakan daratan baruyang terbentukdari endapanSungai Ciujung.

“Penanamanbakaudiperlukan bagiPulau Tiniluntuk menjaga agar daratan pulau tidak tergerus oleh abrasi air laut,” kata Head of Corporate Social Responsibility (CSR) Indah Kiat Serang Dani Kusumahusai melakukan penanaman, Rabu (27/3/2019).

Danimenambahkan bahwa penanamanbakaudiPulau Tinil ini bekerjasama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Tengkurak.

“Pulau Tinilyangluasnyamencapai 180hektareini merupakan aset desa yang harus kami selamatkan. Oleh karena itu, kami bersama Indah Kiat Serang melakukan reboisasi agar pulau ini terus terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” ungkapKetua LPM Desa Tengkurak Fahrudin.

Sementara itu,Kepala Desa Tengkurak Suryadimengatakan, “Saya mengucapkan terima kasih kepada Indah Kiat yang telah mendukung upaya kami dalam mereboisasiPulau Tinil. KamiberharapPulau Tinil dapat menjaditujuan wisata bakau ramah lingkungan,sehinggamampumeningkatkan perekonomianmasyarakat maupun desa.”

Program penanamanbakaudiPulau Tinil merupakan lokasi keenamsejak program ini diinisiasi oleh Indah Kiat Serang. Sebelumnya,penanamantelah dilakukandi Desa Lontar, Desa Pedalaman, Kampung Kali Nyapah Desa Domas, dan Desa Brambangdengan totalbakauyang ditanam mencapai 110 ribu batang.

Danimenambahkan bahwabakauyang telah ditaman secara bertahap sejaktahun2010 perlahan-lahanmenunjukkan hasilnya.Pulihnya ekosistem pantaiditandaidengankeberadaan biota laut yang sebelumnya tidak ditemui. Selain itu, keberadaanbakautelah mampu menahan abrasi air lautdan menyerap racun yang berasal dari aliran sungai menuju laut.Dian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *