pakan ternak/ist

BASF Luncurkan Produk Natuphos E untuk Industri Pakan Ternak

Agrofarm.co.id-BASF meluncurkan generasi terbaru fitase, Natuphos E, untuk industri pakan di Indonesia. Perusahaan menetapkan standar baru pada teknologi fitase pakan dengan Natuphos E, fitase6 bakteri hibrida terkini.

Diproduksi oleh BASF di Jerman, Natuphos E mempunyai stabilitas tinggi pada tahap premix dan ketika proses palet, hingga suhu palet mencapai 95C, di samping umur simpan bisa hingga 18 bulan.

Dengan Natuphos E, ternak dapat dengan lebih baik menyerap nutrisi seperti fosfor, kalsium, asam amino dan energi. Enzim baru ini tidak hanya memberikan pertumbuhan yang sehat bagi hewan, tetapi dapat mengurangi emisi fosfor di peternakan.

“BASF berkomitmen untuk menyediakan produk-produk berkualitas tinggi dan solusi efisien untuk membantu mengatasi tantangan yang dihadapi oleh industri pakan. Dengan Natuphos E, produsen pakan dan petani di Indonesia dapat menghemat biaya melalui diet yang efisien dan seimbang,” kata Daniel Wussow Kepala Penjualan Regional, Divisi Nutrisi Hewan BASF Asia Pacifik dalam keterangan resminya, Kamis (21/3/2019).

“Indonesia adalah pasar pakan penting dan berkembang di Asia Pasifik, dan kami sangat senang untuk menawarkan produk-produk berkualitas tinggi dan bermitra dengan perusahaan-perusahaan unggul untuk mendukung perkembangan ini,” tambahnya.

Indonesia mempunyai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan agrikultur merupakan salah satu pilar kunci perekonomian, dengan industri pakan yang tumbuh 6-8% setiap tahunnya.

Mayoritas fosfor dalam biji-bijian dan minyak sayur terikat dengan asam fitat, antinutrisi yang ditemukan dalam pakan. Sulit bagi fosfor terikat fitat untuk dikonsumsi oleh hewan seperti unggas, dan oleh karena itu nutrisi potensial hilang dan diekskresikan ke lingkungan. Semakin banyak produsen pakan mengganti fosfor anorganik dengan produk fitase yang efisien, karena fitase mampu membuka fitasefosfor dari bahan baku.

Selain itu, selama proses pencernaan Natuphos E mengeluarkan nutrisi berharga lainnya yang terikat ke fitat. Hal ini menyebabkan berkurangnya ekskresi fosfat dan nitrogen, yang membantu mengurangi polusi air dan tanah.

“Selama lebih dari dua puluh tahun, kami telah bekerja sama dengan BASF untuk mengenalkan solusi inovatif kepada produsen pakan di Indonesia. Dengan Natuphos E, peternak akan mendapatkan manfaat dari penghematan biaya melalui diet yang lebih bernutrisi,” ujar Antonius Agung Wiono, Manajer Produk Aditif Pakan.

PT SHS International, mitra distributor untuk produk nutrisi hewan di Indonesia. BASF akan menampilkan Natuphos E serta portofolio lengkap rangkaian produk seperti vitamin, kateroid, asam organik, glisinat dan pengikat mikotoksin pada 13- 15 Maret 2019 di VIV Asia, Hall 103 Booth 1600, di Bangkok, Thailand. Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *