Benih asal Vietnam/ist

Karantina Pertanian Kembali Tahan Benih Sayuran Impor asal Vietnam

Agrofarm.co.id- Meskipun secara kuantitas jumlah benih dan bibit impor tidak mencapai 50 gram, namun dari sisi risiko hama dan penyakit tumbuhan yang terbawa sama besarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta (BBKP Soetta), Imam Djajadi, saat melakukan penahanan terhadap 38,3 gram benih sayuran impor asal Vietnam.

Karantina Soekarno Hatta kembali menahan benih sayuran impor dari Vietnam di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Penahanan dilakukan karena benih sayuran impor asal Vietnam tersebut tidak dilengkapi Pythosanitarry Certificate (PC) dan tidak ada Surat Izin Pemasukan dari Kementan.

“Saat ini barang bukti ditahan dan diamankan di Kantor Karantina Soekarno Hatta. Ada 7 sachet benih sayuran meliputi benih selada, gambas, bayam, asparagus, labu botol, daun perilla dan ketumbar,” ungkap Imam dalam keterangan resminya, Senin (11/2/2019).

“Benih sayuran tersebut dibawa penumpang pesawat dari Vietnam, menggunakan Vietnam Airlines,” ujarnya.

Imam menjelaskan penahanan berawal dari petugas Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta yang memberitahukan kepada petugas Karantina bahwa berdasarkan deteksi X-ray terdapat benda atau komoditas yang wajib lapor Karantina.

Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang berpotensi terbawa dalam benih tanaman tersebut dapat merusak tanaman pertanian di Indonesia. Kami menghimbau kepada masyarakat jika membawa benih dari luar negeri harap sudah disertai PC dari negara asal beserta SIP Menteri Pertanian agar aman dan terbebas dari OPT tandasnya. Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *