Bernard A. Riedo, Direktur Sustainability dan Stakeholder Relations Asian Agri menerima Penghargaan CDP sebagai Best First Time Performance/ist

Asian Agri Raih Penghargaan Best First Time Performance dari CDP

Agrofarm.co.id-Komitmen Asian Agri untuk selalu bertanggung jawab menjalankan keterlacakan rantai pasok dan keberlanjutan produksi kelapa sawit mendapat respon positif dengan penganugerahan CDP Best First Time Performance Award 2018.

Asian Agri berhasil terpilih sebagai perusahaan terbaik se- Hong Kong dan Asia Tenggara dari total 173 perusahaan yang telah menyelesaikan daftar pertanyaan dari CDP untuk pertama kalinya. CDP adalah Carbon Disclosure Project, organisasi nirlaba independen yang menjalankan sistem pengungkapan global yang memungkinkan perusahaan, kota, negara bagian dan wilayah untuk mengukur dan mengelola dampak terhadap lingkungan.

Organisasi ini telah bekerja sama dengan lebih dari 7.000 perusahaan di seluruh dunia, untuk mengukur, mengungkap, mengelola dan membagi strategi penanganan iklim, emisi gas rumah kaca, informasi seputar pemanfaatan energi dan air. Program ini adalah yang pertama kalinya dilakukan oleh Asian Agri.

“Kami sangat bangga mendapatkan penghargaan Best First Time Performance. Sebagai peserta baru dalam program ini, pencapaian ini merefleksikan keseriusan komitmen perusahaan kami dalam mengimplementasikan praktik keberlanjutan, karena perusahaan memiliki hubungan yang sangat dekat dengan lingkungan, oleh karenanya, keberlanjutan merupakan hal penting dalam bisnis dan menjadi nadi dari operasional kami,” kata Bernard A. Riedo, Direktur Sustainability dan Stakeholder Relations Asian Agri dalam siaran persnya, Sabtu (02/2/2019).

Selain dari praktik keberlanjutan di area operasional, Asian Agri juga menghimbau para petani mitra untuk mengimplementasikan praktik keberlanjutan yang sama di lahan perkebunan mereka dengan memberikan pelatihan mengenai praktik pengelolaan terbaik.

Program manajemen limbah juga merupakan program utama di Asian Agri. Perusahaan telah membangun 10 PLTBg di Sumatera Utara, Riau dan Jambi, yang bertujuan untuk mengurangi gas emisi dan mengubah limbah kelapa sawit (POME) menjadi energi terbarukan yang dapat digunakan dalam menjalankan operasional pabrik dan membantu kebutuhan listrik masyarakat sekitar. Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *