Forest Stewardship Council (FSC) kembali mengadakan program edukasi lingkungan di kalangan pelajar melalui acara yang bertajuk FSC Goes To School di tahun 2018/IST

FSC Indonesia dan Tetra Pak Beri Edukasi Lingkungan pada Pelajar

Agrofarm.co.id-Forest Stewardship Council (FSC) kembali mengadakan program edukasi lingkungan di kalangan pelajar melalui acara yang bertajuk FSC Goes To School di tahun 2018. Program yang bertujuan untuk memberikan edukasi terkait pentingnya keberlanjutan hutan dan lingkungan kepada anak-anak sekolah atau pelajar, orang tua murid dan para guru ini akan dilaksanakan di 5 titik yang berada di wilayah Jabodetabek.

Di dalam FSC Goes to School, FSC dan Tetra Pak Indonesia mengajak pelajar untuk mengenali produk yang sustainable melalui Program Peduli Hutan Berawal Dari Rumah. Pada tahun ini FSC memilih tingkat sekolah yang beragam untuk dikunjungi, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak, Sekolah dasar hingga sekolah menengah atau kejuruan, hal ini dimaksudkan agar edukasi di tingkat sekolah dapat merata sehingga apa yang menjadi tujuan dari manfaat FSC dapat diketahui oleh masyarakat luas.

Indra Setia Dewi, Manager Marketing & Communications FSC Indonesia, Mengatakan Program FSC Goes To School merupakan program baru yang dilaksanakan pada tahun 2017 lalu dan kami merasa program ini terselenggara dengan baik dan sukses sehingga perlu untuk dilakukan kembali.

“Menurut kami, sekolah telah menjadi bagian penting dalam melakukan edukasi bagi FSC dikarenakan sekolah merupakan salah satu tempat dimana seorang anak dapat berkembang diajarkan banyak hal dalam mengemban pendidikan yang telah ditetapkan oleh setiap sekolah. Bagi FSC, sekolah merupakan tempat tumbuh kembangnya anak sehingga diharapkan sekolah dapat memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak, sehingga pengetahuan lingkungan semenjak di bangku sekolah merupakan hal yang penting bagi tumbuhnya kesadaran lingkungan bagi anak, jelas Indra dalam keterangan resminya, Sabtu (22/9/2018).

Program FSC Goes To School akan dilakukan selama 1 hari disetiap lokasinya dan diisi dengan berbagai edukasi yang berkaitan dengan hutan dan lingkungan dalam bentuk fun games, creative games serta edukasi khusus terkait FSC. Pada tahun ini para pelajar yang beruntung sekolahnya dikunjungi oleh FSC Indonesia akan dibekali pula dalam bentuk kreativitas yang salah satunya adalah program pengajaran dalam melakukan proses daur ulang kemasan bekas atau sampah dari kertas dan karton minuman.

Selain itu pula program edukasi ini tidak hanya diberikan kepada para pelajar sekolah tersebut tetapi juga akan dilakukan kegiatan dengan mengundang secara khusus perwakilan para orang tua murid untuk dapat dibekali edukasi terkait dengan manfaat FSC, sehingga harapannya program FSC Goes To School ini bermanfaat bukan saja hanya untuk sekolah dan para pelajarnya tetapi juga bagi para orangtua murid.

Reza Andreanto, Environment Manager Tetra Pak Indonesia, Menambahkan Tetra Pak sebagai salah satu perusahaan yang bertanggung-jawab akan pengelolaan sumber daya terbarukan yang berasal dari hutan dan kepedulian pada lingkungan, akan terus berkomitmen untuk melakukan berbagai macam kegiatan positif dalam melakukan hal tersebut.

Tetra Pak Indonesia juga melihat program FSC Goes To School sebagai bentuk kegiatan yang sangat baik dalam melakukan edukasi terkait manfaat dari FSC dan tentunya Tetra Pak Indonesia sebagai mitra FSC akan turut serta mendukung penuh programprogram yang dapat bermanfaat bagi generasi penerus.

Pada program ini pula Tetra Pak Indonesia akan menyebarluaskan program pengumpulan kemasan karton bekas minuman yang telah lama dilakukan dengan tujuan dapat memberikan edukasi secara langsung kepada pelajar terkait pemilahan sampah dan menambah titik-titik lokasi pengumpulan.

SD Avicenna Jagakarsa Jakarta Selatan yang merupakan salah satu sekolah terbaik di Jakarta telah dipilih menjadi salah satu sekolah yang beruntung untuk dikunjungi oleh FSC Indonesia dan Tetra Pak, pada hari ini dilakukan pula seremonial program roadswhow FSC Goes To School yang dihadiri oleh para awak media serta diikuti oleh seluruh pelajar SD Avicenna Jagakarsa sebanyak 400 siswa siswi mulai dari tingkat SD kelas 1 hingga kelas 6.

Acara yang meriah ini diisi dengan berbagai macam kegiatan mulai dari senam bersama, creative building, fun games, creative games, storytelling hingga seminar bersama para orang tua murid yang diundang secara khusus.

Drs. H. Adil Setiadji, Kepala Sekolah SD Avicenna Jagakarsa, Menuturkan Kami merasa sangat senang dan bangga atas terpilihnya sekolah kami SD Avicenna Jagakarsa sebagai sekolah pertama yang dikunjungi program roadshow FSC Goes To School 2018. Terkait dengan program ini, Kami menilai sangat tepat dan baik untuk dapat dilakukan di sekolah kami karena edukasi terkait dengan pengelolaan hutan dan peduli akan lingkungan juga menjadi salah satu edukasi yang kami ingin dapat sampaikan kepada siswa siswi di sekolah kami dan harapan kami program semacam ini dapat dilakukan secara konsisten dan berkala dari lembaga, organisasi dan perusahaan lainnya.

FSC (Forest Stewardship Council) merupakan organisasi internasional non profit yang mendorong pengelolaan hutan yang bertanggung jawab melalui pengembangan standar sertifikasi hutan yang telah diakui di seluruh dunia. Standar sertifikasi FSC didukung oleh NGO lingkungan internasional dan telah digunakan oleh Fortune 500 members.

Sebanyak lebih dari 198 juta hektar hutan dunia telah tersertifikasi oleh FSC, di Indonesia sebanyak 3,2 juta hektar hutan telah bersertifikat FSC. Melalui Program Peduli Hutan Berawal dari Rumah, FSC ingin menyadarkan masyarakat pentingnya konsumen mulai memilih produk yang diproses secara bertanggung jawab. Informasi lebih lanjut tentang FSC dapat diakses di website : id.fsc.org.

Diketahui, Tetra Pak adalah perusahaan global terkemuka yang bergerak di bidang pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman. Bermitra erat dengan pelanggan dan pemasok, kami menyediakan produk yang aman, inovatif dan berwawasan lingkungan yang setiap hari digunakan untuk memenuhi kebutuhan ratusan juta orang di lebihdari 170 negara di seluruh dunia. Dian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *