Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan penghargaan kepada para teladan di bidang pertanian/ist

Sambut HUT RI-73, Kementan Beri Penghargaan Tingkat Nasional pada 27 Orang Teladan Pertanian

Agrofarm-Dalam menyambut HUT RI ke-73, Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan penghargaan kepada 27 orang teladan di bidang pertanian.

Kepala Badan Pengembangan dan Penyuluhan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Momon Rusmono sebagai ketua panitia penerima penghargaan mengatakan bahwa pemberian Penghargaan Tingkat Nasional Tahun 2018 merupakan bentuk apresiasi dan motivasi dari Pemerintah yang diberikan kepada para penyuluh pertanian, petani, kelembagaan penyuluhan pertanian, kelembagaan petani, kelembagaan pelatihan pertanian dan Widyaiswara bidang pertanian atas prestasi dan kinerja yang baik dalam mendukung dan mensukseskan program pemerintah, khususnya Kementan.

“Pemberian penghargaan ini dilakukan setiap tahun yang dirangkaikan dengan hari besar Nasional, dan para penerima penghargaan tersebut diikutsertakan untuk mengikuti rangkaian peringatan HUT RI ke-73,” kata Momon pada acara Puncak pemberian Penghargaan Menteri Pertanian kepada Para Teladan bidang Pertanian di Auditorium Gedung D kantor Pusat Kementan, Jumat, (17/8/2018).

Menurutnya, Kementan telah memberikan penghargaan kepada para teladan di bidang Pertanian sejak tahun 2006. Tahun 2018 ini Kementan kembali memberikan Penghargaan Tingkat Nasional bagi 27 orang teladan di bidang Pertanian yang terdiri dari 3 orang Petani Berprestasi, 3 Gapoktan berprestasi, 3 Kelembagaan Ekonomi Petani Berprestasi, 3 orang Penyuluh Pertanian Teladan, 3 Balai Penyuluhan Pertanian Berprestasi, 9 orang Pengelola Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Berprestasi, 3 orang Widyaiswara Berprestasi.

“Pemenang dipilih berdasarkan seleksi yang dilakukan melalui penilaian yang objektif, transparan dan dapat dipertanggung jawabkan,” ujar Momon.

Dia menjelaskan, keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak terlepas dari keberhasilan kinerja Kementerian Pertanian dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia Pertanian sebagai pelaku utama yang professional, berkualitas, andal dan berdaya saing.

“Untuk mewujudkan Swasembada Pangan dan Lumbung Pangan 2045 sangat diperlukan pelaku utama bidang pertanian yang berkualitas dan memiliki jiwa kewirausahaan sehingga mampu mengembangkan usaha agribisnis yang menembus pasar dunia,” pungkas Momon. Bantolo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *