Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud membuka acara The 6th International Oil Palm Conference and Exhibitian (IOPC) di Medan/ist

Sawit Roda Penggerak Ekonomi Pedesaan

Agrofarm-Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud menerangkan, kelapa sawit memiliki peran strategis bagi perekonomian Indonesia.

“Komoditi andalan ini berperan bagi penghasilan devisa negara, penyerapan tenaga kerja, pengentasan kemiskinan, hingga penggerak pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah dengan dampak multiplier effect,” ujarnya dalam acara The 6th International Oil Palm Conference and Exhibitian (IOPC), di Medan, Selasa (17/7/2018).

Data menunjukkan, kelapa sawit menyumbangkan devisa terbesar (23 Miliar USD) bagi Indonesia pada tahun 2017. Kelapa sawit juga berperan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 3,47%.

Kemudian, sekitar 16 juta tenaga kerja hidup dari sektor perkebunan kelapa sawit, ditambah juga dengan menghidupkan industri-industri lain. Kelapa sawit pun berperan terhadap penurunan kemiskinan di 190 kabupaten, berdampak pada penurunan agregat sekitar 6 juta angka kemiskinan di pedesaan pada periode 2005-2016.

Tak hanya itu, dilihat dari data pengeluaran penduduk yang dirilis BPS tahun 2016, diperkirakan nilai transaksi antara masyarakat kebun sawit dengan masyarakat nelayan ikan mencapai Rp 13,7 triliun per tahun, dengan masyarakat petani pangan sebesar Rp 54,6 triliun per tahun, dan dengan masyarakat peternak sebesar Rp 24,1 triliun per tahun.

“Artinya, kelapa sawit adalah roda penggerak ekonomi di pedesaan,” ujar Musdhalifah. Bantolo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *