Syukur Iwantoro Sekjen Kementan/ist

Terapkan E-Government, Kementan Tingkatkan Pelayanan Publik

Agrofarm-Aparatur pelayanan pada Unit Pelayanan Teknis (UPT) harus memiliki integritas, profesional, netral, dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme.

Hal itu dikatakan Sekjen Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro dalam acara Forum Kordinasi Unit Pelaksanaan Teknis Kementerian Pertanian (Kementan) Tahun 2018 yang berlangsung di Bogor.

“Tujuan acara ini adalah untuk meningkatkan koordinasi dan konsolidasi antar UPT Lingkup Kementerian Pertanian dalam melaksanakan program dan kegiatan pembangunan pertanian,” ujar Syukur dalam keterangan resminya, Senin (16/7/2018).

Lebih lanjut ia menambahkan, acara ini untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja untuk mendukung percepatan pencapaian program kerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan penerapan e-government dibidang kelembagaan dan pelayanan publik.

“Diera Jokowi-JK ini pemerintah sangat concern dengan pelayanan publik, sehingga e-government harus dimaksimalkan,” kata Syukur.

Dia menargetkan, Kementan di tahun 2019 nanti e-government semua UPT kami sudah diatas rata-rata. “Indikator dari keberhasilan ini adalah publik merasa terlayani dan puas dengan pelayanan yang ada di kami,” tegas Syukur.

“Oleh karena itu, kami terus mensosialisasikan dan memantau pelaksanaan e-government di UPT,” ujarnya.

Harapannya, dengan adanya acara ini, terjalin komunikasi dan kordinasi antar UPT, dapat terwujud sistem kelembagaan dan SDM yang efektif dan efisien dalam mendukung program pertanian.

“Sehingga terwujud pelayanan publik di lingkup Kementerian Pertanian yang cepat, tepat, transparan, profesional, akuntabel, berdaya guna dan berhasil guna,” pungkas Syukur. Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *