Kapal ternak/ist

Dukung Swasembada Daging, Kemenhub Akan Operasikan Lima Kapal Ternak

Agrofarm.co.id-Sebanyak lima unit kapal ternak baru yang dibangun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut siap dioperasikan pada tahun 2018.

“Pengoperasian kapal ternak ini bertujuan meningkatkan efektifiktas kegiatan pengangkutan kapal ternak serta untuk mendukung program ketahanan pangan khususnya di bidang swasembada daging sapi di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, R. Agus H. Purnomo dalam siaran persnya, Minggu (21/1/2018).

Dia menerangkan, dalam rangka mendukung ketahanan pangan di Indonesia khususnya swasembada daging, sejak tahun 2015 Kemenhub membangun lima unit kapal ternak yang akan selesai pada semester I tahun 2018 dengan total anggaran sebesar Rp 295,5 miliar.

“Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan terus mendukung program ketahanan pangan yang merupakan program unggulan pemerintah Jokow-JK khususnya di bidang swasembada daging sapi melalui penambahan kapal ternak dan penambahan rute. Hal ini juga bertujuan untuk menurunkan harga daging sapi sekaligus menjaga kualitas dari daging sapi itu sendiri,” tegas Dirjen Agus.

Adapun kelima kapal dimaksud diberi nama KM. Camara Nusantara II, KM. Camara Nusantara III, KM. Camara Nusantara IV, KM. Camara Nusantara V dan KM. Camara Nusantara VI. Kelima kapal ini siap dioperasikan pada tahun 2018 ini guna mendukung operasi kapal ternak yang sudah ada yaitu KM. Camara Nusantara I dengan trayek Kupang – Waingapu – Cirebon – DKI Jakarta – Kupang.

Rencananya kelima kapal tersebut akan ditempatkan pada 3 (tiga ) Pangkalan Pelabuhan yaitu Pelabuhan Kupang, Bima dan Celukan Bawang Bali dengan rute sebagai berikut :

  1. Camara Nusantara 2, melayani trayek Kupang – DKI Jakarta – Bengkulu – Kupang;
  2. Camara Nusantara 3, akan melayani trayek Kupang Wini Atapupu DKI Jakarta- Kupang;
  3. Camara Nusantara 4, akan melayani trayek Bima Badas – Pare-Pare Balikpapan – Bima;
  4. Camara Nusantara 5, akan melayani trayek a. Bima – Badas – Tanjung Priok – Bima dan b. Bima – Badas – Banjarmasin – Bima;
  5. Camara Nusantara 6, akan melayani trayek Celukan Bawang Bali – DKI Jakarta – Kupang/Atapupu/Wini – Samarinda – Celukan Bawang

“Dengan pengoperasian kapal ternak ini diharapkan dapat menjaga kualitas dan melindungi sapi yang ada di atas kapal dengan fasilitas yang memang dibuat khusus untuk mengangkut hewan ternak. Sebelumnya, pengangkutan sapi menggunakan kapal cargo biasa yang tidak diperuntukkan khusus untuk sapi membuat sapi cenderung stres dan kurang terawat,” ujar Dirjen Hubla.

Adapun pengelolaan/operator kapal ternak akan dilaksanakan melalui mekanisme penugasan dan/atau pelelangan umum kepada Badan Usaha Milik Negara atau Perusahaan Pelayaran Nasional (Swasta).

“Satu hal yang perlu diperhatikan terkait penyelenggaraan kapal ternak adalah pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah sehingga penyelenggaraan kapal khusus angkutan ternak dapat berjalan secara efektif dan optimal,” pungkas Agus. Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *