Beranda Perkebunan 2018, Kementan Fokus Tingkatkan Produksi Rempah

2018, Kementan Fokus Tingkatkan Produksi Rempah

BERBAGI
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman membagikan bibit tanaman rempah/ist

Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) kini berfokus untuk membangkitkan kejayaan Indonesia akan rempah-rempah seperti awal abad ke-17 atau 500 tahun yang lalu.

Hal ini dikatakan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman pada Rapat Koordinasi bersama pimpinan daerah se-Sulawesi Tenggara, Rabu (27/12/2017).

Untuk itu, Mentan Amran telah memerintahkan langsung Dirjen Perkebunan Kementan untuk memetakan potensi komoditas perkebunan khususnya rempah-rempah di masing-masing kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Pemetaan ini segera ditindaklanjuti bersama Bupati-bupati setempat dalam bentuk bantuan bibit seperti lada, merica, cengkeh, serta kakao,” ujar Amran dalam keterangan resminya, Kamis (28/12/2017).

Skema selanjutnya, kata Amran, pemerintah akan menyentuh komoditas-komoditas ekspor. Indonesia sebenarnya sudah memiliki modal utama pengembangan komoditas perkebunan.

Menurutnya, produksi Indonesia terbilang tinggi di tingkat dunia seperti kakao berada di posisi tiga dunia. Untuk itu, peningkatan produktivitas menjadi kuci utama.

“Kakao saat ini hanya 0,6 ton per hektare (ha), nantinya direncanakan akan ditingkatkan hampir 3 kali lipat menjadi 1,5 ton per ha, sehingga mampu menembus peringkat dua dunia produksi terbesar,” tuturnya.

Sebelumnya Amran membagikan bantuan bibit rempah-rempah kepada kabupaten-kabupaten di Sultra yakni bibit kakao, cengkeh, kelapa, dan lada sesuai keunggulan masing-masing wilayah. Selain itu, Bupati yang hadir langsung diberikan bantuan alat mesin pertanian berupa traktor sebanyak 10 unit masing-masing kabupaten. Bantolo